Revitalisasi Kota Lama Surabaya, Pengelola Hotel Ingatkan 2 Hal Penting Ini

Konten Media Partner
11 Juni 2024 17:09 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kokoon Hotel yang berada di kawasan Kota Lama Surabaya. Foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Kokoon Hotel yang berada di kawasan Kota Lama Surabaya. Foto: Masruroh/Basra
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pemkot Surabaya terus mengembangkan destinasi wisata yang ada di Kota Pahlawan untuk menawarkan pengalaman baru bagi para pelancong. Karenanya, Pemkot Surabaya melakukan revitalisasi di Kota Lama Surabaya sebagai salah satu destinasi wisata berbasis sejarah dengan melestarikan dan mengoptimalisasikan bangunan cagar budaya.
ADVERTISEMENT
Upaya merevitalisasi kawasan Kota Lama yang terdapat di Surabaya Utara itu disambut positif pengelola hotel di kawasan tersebut, Kokoon Hotel Surabaya.
General Manager (GM) Kokoon Hotel Surabaya Andreas Ragil Raharjo berharap pembenahan kawasan Kota Lama ini bisa merangkul banyak pihak, terutama para stakeholder sehingga tujuan Pemkot Surabaya untuk mendatangkan banyak wisatawan dapat terwujud dengan baik.
“Saya harap Pemkot mengajak anak-anak muda, terutama para pemilik modal untuk investasi di kawasan Kota Lama ini dengan mendirikan restoran misalnya. Atau menghadirkan tempat-tempat entertainment, sehingga area ini bisa benar-benar ramai di malam hari,” ujar pria yang kerap disapa Andre ini kepada Basra belum lama ini.
Andre menuturkan, pembenahan infrastruktur di kawasan Kota Lama juga tidak kalah pentingnya. Misalnya dengan memberikan penerangan yang cukup sehingga area yang ada bangunan-bangunan tua itu tidak lagi gelap dan membuat warga yang lalu lalang khawatir.
ADVERTISEMENT
"Bila infrastruktur ini ditata dengan baik, kawasan yang semula sepi ini bakal jadi ramai dikunjungi masyarakat, terutama yang mencari hiburan dan kuliner di malam hari. Kalau orang nyaman dan merasa aman, kehidupan perekonomian tentu ikut bergerak,” terangnya.
Selain masalah penerangan, Andre juga menyinggung soal keamanan tempat parkir yang juga perlu menjadi perhatian.
“Tata tempat parkir dengan baik. Pemilik kendaraan jangan diminta biaya parkir mahal-mahal. Sewajarnya saja,” imbuhnya.
Andre meyakini, jika dikelola dan dibenahi dengan baik, kawasan Kota Lama Surabaya cukup potensial untuk menarik perhatian tamu asing.
“Tamu saya (Kokoon Hotel Surabaya) saja, 40 persen adalah ekspatriat dari Eropa. Mereka sangat suka mengunjungi bangunan-bangunan tua dan bersejarah. Artinya potensinya memang ada, tinggal bagaimana kawasannya yang perlu dibenahi sedemikian rupa," tukasnya.
ADVERTISEMENT
Ada pun tamu-tamu leisure hotel tersebut di antaranya berasal dari Amsterdam, Paris, London, Jerman, dan Irlandia. Selain itu, ada pula dari Kawasan Asia, seperti Malaysia, Singapura, dan China.