Sambut Pengunjung Tahun Baru, Monkasel Siapkan Reog dan Jaranan

Pada momen liburan tahun baru seperti saat ini, ada beberapa lokasi wisata di Surabaya yang tetap buka. Di antaranya Monumen Kapal Selam (Monkasel) Pasopati 410 yang akan tetap menyambut pengunjung setia.
Menurut Kepala Bagian Operasional Monkasel, Serma Laut M. Wagino, libur tahun baru selalu jadi 'prime time' lonjakan pengunjung ke Monkasel.
Untuk itu, pihaknya telah melakukan beberapa persiapan guna menangani kepadatan pengunjung di Monkasel. Di antaranya persiapan penambahan tempat istirahat hingga lahan parkir.
"Kalau lahan parkir di depan sudah penuh, para pengunjung Monkasel bisa parkir di parkir timur Delta," kata Wagino pada Basra, Selasa (31/12).
Selain dari segi fasilitas, pihaknya juga telah menyiapkan hiburan tambahan untuk pengunjung. Yakni pertunjukkan Reog dan Jaranan. "Mulainya jam 10.00 WIB," jelasnya.
Monkasel merupakan kapal selam asli milik TNI Angkatan Laut (AL), yang dinamai KRI Pasopati dengan nomor lambung 410. Kapal selam dengan panjang 76,6 meter dan lebar 6,30 itu cukup nyaman untuk dikunjungi bila sedang tak banyak pengunjung.
Kapal selam tipe Whiskey Class ini dirancang Uni Soviet untuk menyelam di laut yang dingin. Kapal selam ini dibuat sejak tahun 1952.
Dalam sejarahnya, kapal selam ini merupakan satu dari 10 kapal selam yang ikut andil dalam pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda pada tahun 1962.
Di area Monkasel juga terdapat berbagai fasilitas menarik lainnya, antara lain kamu bisa menonton videorama yang tentang sejarah kapal selam di Indonesia. Pemutaran videorama ini tiap satu jam sekali. Bila ingin berenang, ada juga fasilitas kolam renang dan sarana bermain lain yang yang asyik untuk anak.
Monkasel Pasopati 410 ini adalah satu-satunya monumen kapal selam yang dimiliki Indonesia. Di Asia Tenggara, hanya Indonesia dan Malaysia yang memiliki monumen kapal selam.
