Konten Media Partner

Sempat Ditentang Bapak karena Dianggap Kemayu, Kini Bima Sukses Jadi MUA

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bima bersama sang keponakan. Foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Bima bersama sang keponakan. Foto: Masruroh/Basra

Seorang pemuda di Surabaya, Bima Sakti, mampu mewujudkan mimpinya menjadi seorang Make Up Artist (MUA) profesional meski sempat tak mendapat restu dari sang bapak. Restu yang tak kunjung didapat justru menjadi motivasi bagi Bima untuk menggapai impiannya.

"Awalnya nggak disetujui bapak. Kata bapak saya kan anak cowok kok malah jadi tukang make up, apa nggak jadi kemayu nanti?" ungkap Bima kepada Basra belum lama ini.

Bukannya menyusut karena tentangan sang bapak, semangat Bima justru berkobar. Bima ingin membuktikan kepada sang bapak bahwa menjadi seorang MUA bisa diwujudkannya yang notabenenya adalah seorang pria.

"Waktu itu saya ingin buktikan ke bapak kalau pria juga bisa jadi MUA tanpa harus bersikap seperti perempuan atau kemayu," tegas Bima.

Diakui lulusan salah satu SMK di Surabaya ini, ketertarikannya pada MUA bermula pada kebiasaannya mendampingi sang adik yang seorang model mengikuti berbagai pentas fashion show.

"Adik saya perempuan, dia model. Saya sering menemani adik ikut fashion show. Dari situ saya mulai tertarik sama MUA. Awalnya belajar sendiri lewat YouTube, kemudian sering ikut workshop," terangnya.

Bima mulai menekuni MUA sejak duduk di bangku SMK kelas 1. Kini Bima berhasil mewujudkan mimpinya menjadi MUA profesional sekaligus mematahkan asumsi sang bapak.

Setidaknya setiap bulan Bima bisa mengantongi uang sekitar Rp 5 juta dari jerih payahnya menjadi MUA.

"Sekarang bapak sudah merestui karena saya bisa membuktikan ke beliau kalau saya bisa jadi MUA tanpa harus kemayu," tandasnya.