Unair Siapkan Dua Mekanisme Tes Tulis dalam Seleksi Jalur Mandiri
·waktu baca 2 menit

Pendaftaran jalur mandiri di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya telah dibuka mulai sejak 29 Mei-5 Juli mendatang.
Rektor Unair Prof Dr Moh. Nasih mengatakan, dalam seleksi jalur mandiri ini kesempatan akan lebih terbuka bagi para peserta yang belum lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
"Kami sudah mulai pendaftaran mandiri sejak 29 Mei. Di seleksi ini (mandiri), kesempatan lebih terbuka, karena keketatan tidak seperti SNBP atau SNBT," kata Nasih ketika ditemui Basra, Rabu (31/5).
Nasih mengungkapkan, dalam seleksi mandiri kali ini, Unair menerapkan dua mekanisme ujian tulis dalam proses seleksinya.
Pertama yani pola UTBK, yaitu tes UTBK ditambah ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) seperti Saintek atau Soshum. Sementara untuk pola kedua yaitu ujian tulis Tes Potensi Akademik (TPA) dan TKA.
"Kita lakukan itu, karena ada kebutuhan-kebutuhan lain yamg harus kita penuhi secara bersama-sama. Misal ada yang UTBK mereka tidak bisa ikut karena ada kendala. Sehingga kami mengembangkan dua mekanisme ini untuk memberikan fasilitas bagi kawan-kawan yang ada kesulitan dan mengalami kendala, sehingga TKA atau TPA-nya bisa dilakukan sebaik-baiknya," ungkap Nasih.
Di samping itu, Nasih menuturkan, tes kemampuan akademik perlu diberikan guna mengetahui kemampuan akademik para peserta. Harapannya, ketika kuliah, para calon mahasiswa tersebut mampu menyelesaikan kuliah dengan baik.
"Jadi, tes kemampuan akademik ini untuk menjaring agar mereka bisa menyelesaikan kuliahnya dengan sebaik mungkin. TKA dirasa perlu untuk memberikan gambaran bekal ketika mereka kuliah di Unair," tutupnya.
