Konten dari Pengguna

Melalui Modernisasi Kolaborasi, Mahasiswa UM Hadirkan Sinkronika.site di SMAN 2 Malang

Catur Wichaksono Eko Putro

Catur Wichaksono Eko Putro

mahasiswa aktif universitas negeri malang

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Catur Wichaksono Eko Putro tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Bersama Tim Mahasiswa bersama Guru pamong Mata Pelajaran Sejarah Ah. Khoirul Yaskhudi, M.Pd. (Foto: Dok. Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersama Tim Mahasiswa bersama Guru pamong Mata Pelajaran Sejarah Ah. Khoirul Yaskhudi, M.Pd. (Foto: Dok. Pribadi)

Inovasi sinkronika.site untuk SMAN 2 Malang

Pembelajaran sejarah di ruang kelas sering kali berhadapan dengan tantangan besar, mulai dari metode pengajaran yang cenderung monoton hingga terbatasnya akses bahan bacaan bagi para siswa. Menjawab persoalan nyata tersebut, tim mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) menginisiasi langkah kolaboratif bersama guru sekolah dengan meluncurkan portal digital interaktif bertajuk sinkronika.site di SMAN 2 Malang. Kehadiran platform ini dirancang untuk memodernisasi cara belajar sejarah agar menjadi lebih dinamis, mudah diakses, sekaligus menyenangkan bagi para murid.

Bermula dari pengalaman dan pengamatan langsung saat mendampingi proses belajar mengajar di ruang kelas, tim mahasiswa mendapati kenyataan bahwa pembelajaran sejarah masih sering terjebak dalam pola yang seragam. Aktivitas belajar cenderung didominasi oleh pengerjaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) serta komponen lain yang disajikan berulang setiap minggunya. Kondisi ini diperparah dengan fakta di lapangan bahwa tidak semua siswa memegang atau memiliki akses langsung ke buku paket cetak secara mandiri. Alhasil, dinamika kelas menjadi kaku, interaksi berjalan satu arah, dan mayoritas murid merasa jenuh karena sejarah dianggap hanya sebatas hafalan teks yang tidak interaktif.

Tampilan antarmuka portal Sinkronika.site yang merangkum materi, buku digital, hingga games edukatif sejarah. (Foto: Dok. Pribadi/Sinkronika.site)

Berangkat dari kegelisahan tersebut, tim menginisiasi hadirnya Sinkronika.site sebagai platform all in one yang memuat seluruh kebutuhan belajar sejarah siswa dalam satu pintu. Kehadiran portal berbasis web ini menjadi jawaban langsung atas keterbatasan bahan ajar cetak di sekolah. Melalui platform ini, siswa dapat dengan mudah mengakses buku paket secara online, membaca beragam bahan bacaan suplemen, hingga menyimak slide materi pembelajaran interaktif yang dapat diakses kapan saja dan dari perangkat apa pun.

Tidak berhenti pada penyediaan materi, Sinkronika.site juga dikemas dengan ekosistem belajar yang menyenangkan dan responsif. Pengembang menyelipkan fitur permainan edukatif berbasis peristiwa sejarah untuk memantik antusiasme murid di kelas. Selain itu, tersedianya portal pengumpulan tugas terpadu membuat proses administrasi pembelajaran menjadi jauh lebih praktis. Melalui perpaduan media digital ini, siswa tak hanya terbantu secara teknis, tetapi juga didorong untuk mengasah keterampilan berpikir kritis (Historical Thinking Skills) secara lebih mandiri.

Keberhasilan pengembangan dan peluncuran portal Sinkronika.site tak lepas dari sinergi serta kolaborasi erat lintas generasi. Proyek inovasi ini diinisiasi oleh tim mahasiswa Pendidikan Sejarah UM yang terdiri dari Catur Wichaksono Eko Putro, Dimas Hibatullah Bintang Ramadhan, dan Mimosa Okanami Salam. Proses perancangannya didampingi secara intensif oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Aniek Handajani, S.Pd., M.Ed., serta dikembangkan bersama Guru Pamong Ah. Khoirul Yaskhudi, M.Pd. Tak hanya itu, kesesuaian materi dan integrasi Kurikulum Merdeka di dalam platform ini juga mendapat pengawalan penuh dari dua Guru Pendamping SMAN 2 Malang, yakni Avika Tri Hidayati, S.Pd. dan Fery Norcahyo, S.Pd.

Terobosan ini menjadi bukti nyata bagaimana inovasi teknologi yang dipadukan dengan pemahaman situasi kelas mampu melahirkan pengalaman belajar sejarah yang lebih adaptif dan menyenangkan. Ke depan, hadirnya Sinkronika.site diharapkan tidak hanya berdampak di SMAN 2 Malang saja, tetapi juga mampu menginspirasi praktik baik modernisasi pembelajaran sejarah di sekolah-sekolah lainnya. Bagi rekan pendidik, siswa, maupun masyarakat luas yang ingin menjelajahi portal interaktif ini, akses pembelajaran lengkap sudah dapat langsung dikunjungi melalui tautan sinkronika.site.