Aset Nganggur Pemkot Ternate Jadi Sorotan BPKP

Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara menyoroti sejumlah aset milik Pemerintah Kota Ternate yang nganggur.
"Seperti Plaza Gamalama dan Sport Hall, sudah dibangun tapi belum difungsikan," ucap Kepala BPKP Malut, Edy Suharto, pada Kamis (22/12).
Menurut Edy, aset-aset tersebut seharusnya sudah dimanfaatkan, atau dibuat kerja sama dengan pihak lain agar dapat mendongkrak PAD.
Sebab, jika tidak segera dimanfaatkan maka akan membebani Pemda sendiri. "Nilai asetnya bisa turun," katanya.
"Kalau sudah tercatat di neraca, akan ada beban penyusutan dan itu berpengaruh," ucap Edy.
Edy pun menyarankan pemkot segera membuat pendekatan dengan pengusaha. "Supaya asetnya tidak tinggal diam begitu," katanya.
Kepala Bidang Aset BPKAD Ternate, Salim Albaar, sebelumnya mengungkapkan, ada sekitar 1.000 lebih aset lahan yang belum tersertifikasi. Sedangkan aset bangunan sekitar 500 lebih.
Dikonfirmasi terakhir soal Plaza Gamalama, Jumat (23/12), Salim mengatakan, BPKAD masih menunggu koordinasi antara ULP dan Dinas Kominfo.
"Terkait penayangan lelang tender. Insya Allah kami upayakan secepatnya," ujar Salim.
Sedangkan Sport Hall, kata Salim, bukan lagi tanggungjawab BPKAD. "Sudah diserahkan ke Dispora," tandasnya.
Kepala Dispora Ternate, Sutopo Abdullah, mengaku Sport Hall sejauh ini sudah difungsikan. "Tapi sejumlah fasilitas olahraga belum memadai," katanya.
Dispora pun mencoba mengusulkan anggaran melalui APBD tahun 2023, untuk menambah sejumlah fasilitas yang kurang.
Sport Hall yang diresmikan oleh mantan Wali Kota Alm Burhan Abdurrahman pada Senin, 15 Februari 2021 itu, untuk bidang olahraga Basket dan Voli.
Proyek Multiyears yang dianggarkan pada 2018 itu menelan Rp 27 miliar. Sedangkan sarana penunjang Rp 2,6 miliar lebih.
Selain itu, terdapat aset lain seperti kios-kios di lantai dua pasar yang tak dimanfaatkan usai diresmikan.
Amatan cermat, kios-kios yang tak kunjung dimanfaatkan pedagang tersebar di Pasar Bastiong, Barito, Higienis, dan Sabi-sabi.
---
Sansul Sardi
