Konten dari Pengguna

Bukan Paus Biru atau Pohon Redwood, Organisme Ini Paling Besar di Bumi

Dasar Binatang

Dasar Binatang

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jamur raksasa yang didiga berasal dari spesies Armillaria ostoyae. Foto: Youtube .dok/Beyond Science 2
zoom-in-whitePerbesar
Jamur raksasa yang didiga berasal dari spesies Armillaria ostoyae. Foto: Youtube .dok/Beyond Science 2

Sebagian orang menyangka bahwa paus biru atau pohon redwood adalah makhluk terbesar di bumi. Faktanya, berdasarkan situs The Scientific American, jamur madu parasit menutupi 965 hektar tanah di Blue Mountains Oregon. Dengan kata lain, jamur raksasa itu setara dengan besar 1.665 lapangan sepak bola.

Penemuan Armillaria ostoyae raksasa pada tahun 1998 menandai pemegang rekor baru untuk gelar organisme terbesar yang diketahui di dunia. Jamur diyakini mengalahkan rekor paus biru sepanjang 33,5 meter dan berat 200 ton.

(Baca juga: Misteri Bunga Bangkai Raksasa)

Berdasarkan tingkat pertumbuhannya saat ini, jamur tersebut diperkirakan berumur 2.400 tahun tetapi diduga bisa berusia 8.650 tahun. Fakta itu sekaligus akan menjadikan jamur sebagai makhluk paling besar di bumi.

Dikutip dari BBC Earth, gumpalan besar jamur kuning-coklat yang muncul di atas tanah adalah tubuh buah dari organisme yang jauh lebih besar. Gumpalan terutama terdiri dari rhizomorph mirip bootlace hitam yang menyebar di bawah permukaan untuk mencari inang baru, serta jaringan bawah tanah dari filamen tubular yang disebut miselia.

(Baca juga: Ditemukan Pinus Tertua di Eropa Berusia Ribuan Tahun)

Pembunuh pohon

Armillaria ostoyae menginvasi batang pohon. Foto: Youtube .dok/Mushrooms Fungi

Pada tahun 1998 sebuah tim dari Dinas Kehutanan Amerika Serikat berangkat untuk menyelidiki penyebab kematian pohon besar di Hutan Nasional Malheur di Oregon timur. Mereka mengidentifikasi area yang terkena dampak dalam foto udara dan mengumpulkan sampel akar dari 112 pohon mati dan sekarat. Pengujian menunjukkan semua kecuali empat pohon telah terinfeksi jamur madu.

Ketika miselia dari jamur madu yang identik secara genetik bertemu, keduanya dapat bergabung untuk membentuk satu individu. Sehingga para peneliti memanfaatkan kemampuan itu dengan menumbuhkan sampel jamur berpasangan di cawan petri. Tim eksperimen lalu mengamati mana yang menyatu dan mana yang menolak satu sama lain.

Anggota riset menemukan bahwa 61 pohon telah dibunuh oleh satu koloni yang sama, di mana berasal dari susunan genetik yang identik dari satu organisme. Tim juga menghitung bahwa jamur madu meliputi area seluas 9,6 km serta hingga 8.650 tahun. Kombinasi gen yang baik dan lingkungan yang stabil telah memungkinkan jamur melanjutkan keberadaannya selama ribuan tahun.

(Baca juga: Benarkah Tanaman Ini Mampu Hidup Selama 1.000 Tahun?)

Ahli biologi telah lama memperdebatkan apa yang dimaksud dengan organisme individu. Koloni klonal A. solidipes memecahkan rekor sebagai kumpulan organisme terbesar yang terdiri dari beberapa kesamaan, seperti sel-sel identik yang secara genetik dapat berkomunikasi dan memiliki tujuan yang sama.

Armillaria ostoyae. Foto: Youtube .dok/Mushrooms Fungi