Tingkat Pengangguran di AS Turun Jadi 4,3 Persen, Terendah Sejak 2001

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ilustrasi pengangguran. (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengangguran. (Foto: Pixabay)

Data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) pada Mei 2017 lebih rendah dari perkiraan ekonom. Pertumbuhan tenaga kerja AS tercatat sekitar 138 ribu pada Mei 2017, lebih rendah dari April 2017 yang mencapai 174 ribu.

Tingkat pengangguran pada Mei 2017 turun menjadi 4,3 persen (month to month/mtm), terendah sejak Mei 2001. Bahkan lebih rendah usai resesi pada Juni 2009, saat itu jumlah pengangguran mencapai 10 persen.

[Baca Juga: Kenaikan Suku Bunga The Fed Dinilai Tidak Akan Ganggu Rupiah]

Dilansir Reuters, Sabtu (3/6), penghasilan masyarakat AS juga naik didukung oleh kenaikan upah. Pendapatan per jam naik 2,5 persen selama 12 bulan terakhir.

Adapun data tenaga kerja tersebut membuka jalan bagi bank sentral AS atau the Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunga pada akhir bulan ini. Pejabat the Fed mengindikasikan kenaikan suku bunga akan terjadi jika ekonomi berada dalam kondisi baik.

[Baca Juga: BI Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed]

"Angka hari ini mungkin tidak akan menghentikan The Federal Reserve menaikkan suku bunga pada Juni, tapi mungkin juga mempengaruhi apa yang akan terjadi selanjutnya," jelas Ekonom Senior Aberdeen Asset Management Paul Diggle.