2 Contoh Izin Urusan Keluarga Mendadak ke Perusahaan
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kehidupan di kantor harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab pribadi, termasuk urusan keluarga yang terkadang datang dengan mendadak. Oleh karena itu, wajib mengetahui contoh izin urusan keluarga mendadak ke perusahaan.
Mengirimkan surat izin ke perusahaan merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus bentuk komunikasi yang baik sebagai karyawan. Dengan surat izin ini, perusahaan jadi mengetahui alasan karyawannya tidak masuk.
2 Contoh Izin Urusan Keluarga Mendadak ke Perusahaan untuk Referensi
Ketika ada urusan keluarga yang mendesak, misalnya anggota keluarga yang sakit, ada keperluan mendadak dan masalah lainnya, maka sebagai karyawan ketika tidak bisa berangkat kerja harus segera melakukan komunikasi dengan perusahaan.
Dikutip dari buku Komunikasi Organisasi, Morissan, (2024), komunikasi merupakan salah satu hal penting dalam sebuah perusahaan. Termasuk komunikasi antara karyawan dengan perusahaan.
Komunikasi yang baik memastikan bahwa pekerjaan tidak terganggu dan atasan dapat mengatur ulang jadwal atau tugas dengan baik saat karyawan tidak bisa datang ke kantor. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pertama adalah sampaikan surat ketidakhadiran secepat mungkin menggunakan saluran resmi. Misalnya adalah mengirim surat, atau mengirim email. Terakhir, jangan bertele-tele, tetapi berikan konteks yang cukup.
Berikut ini adalah dua contoh izin urusan keluarga mendadak ke perusahaan yang bisa dijadikan referensi.
Contoh 1:
Kepada Yth.,
Bapak Aminuddin
Head of Strategy
PT ABC Sejahtera
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Syakilla Aisyah
Jabatan: Copywriter
Divisi: Strategy Department
Dengan ini bermaksud mengajukan izin tidak masuk kerja pada hari 15 April 2025 dikarenakan adanya urusan keluarga yang mendesak dan tidak terduga, yaitu orang tua sakit dan harus diantar ke rumah sakit.
Saya telah berusaha menyelesaikan tugas prioritas sebelumnya dan akan mengkoordinasikan pekerjaan yang tertunda dengan rekan tim. Apabila diperlukan, saya tetap bisa dihubungi melalui 081234567890 untuk hal-hal mendesak.
Demikian permohonan izin ini saya sampaikan. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Syakilla Aisyah
NP4254125
Contoh 2
"Selamat pagi, Pak Syafrul.
Saya Aisyah dari divisi Marketing, mohon izin tidak masuk kerja hari ini, 15 April 2025, dikarenakan ada urusan keluarga mendadak yaitu anak masuk rumah sakit. Saya sudah mengatur tugas yang bisa dikerjakan oleh Bambang Waluyo dan siap dihubungi jika ada keperluan mendesak.
Terima kasih atas pengertiannya.
Hormat saya,
Aisyah
Baca juga: 3 Jobdesk Virtual Assistant dan Skill yang Harus Dimiliki
Itulah ulasan mengenai contoh izin urusan keluarga mendadak kepada perusahaan yang bisa menjadi referensi para karyawan. (WWN)