Konten dari Pengguna

4 Cara Menjawab Gambar Pohon Mangga Psikotes agar Hasilnya Bagus

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menjawab Gambar Pohon Mangga Psikotes. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Jonathan Borba
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menjawab Gambar Pohon Mangga Psikotes. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Jonathan Borba

Psikotes merupakan rangkaian tes yang mempunyai maksud untuk menilai aspek psikologis seseorang. Salah satu rangkaian tes tersebut, yaitu menggambar pohon mangga. Cara menjawab gambar pohon mangga psikotes meliputi beberapa pilihan.

Keberagaman pilihan tersebut terjadi karena gambar pohon saat psikotes tidak mengarah pada estetis atau tidaknya objek menurut sisi seni. Gambar pohon saat psikotes justru mengarah pada penilaian kepribadian berdasarkan bentuk serta kelengkapan gambar.

4 Cara Menjawab Gambar Pohon Mangga Psikotes

Cara Menjawab Gambar Pohon Mangga Psikotes. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Kelly Sikkema

Pohon mangga merupakan objek yang kerap menjadi rangkaian psikotes wawancara kerja atau seleksi masuk jenjang pendidikan. Rangkaian tes dengan nama asli tes psikologi “Baum Test” atau “Draw a Tree” tersebut sebenarnya bukan hanya pohon mangga.

Dikutip dari buku Panduan Resmi Tes Psikotes Terlengkap, Tim Bintang Psikologi (2018: 337), dalam psikotes tersebut, peserta diminta untuk menggambar pohon. Pohon yang tidak boleh digambar dalam tes adalah jenis palem, rumput, pohon merambat, dan sebagainya.

Konsep yang luas tersebut membuat cara menjawab gambar pohon mangga psikotes mencakup banyak pilihan. Berikut adalah empat contoh caranya yang dapat melengkapi referensi.

1. Pahami Instruksi secara Jelas

Cara paling utama adalah memahami instruksi secara jelas. Penguji biasanya memaparkan tentang deskripsi gambar pohon secara detail, seperti menggambar pohon berkayu dan bukan pohon palem atau sejenisnya.

2. Fokus pada Ekspresi Diri

Peserta psikotes perlu fokus pada ekspresi diri sendiri saat menggambar pohon mangga atau pohon berkayu, bukan fokus pada kesempurnaan artistik. Setiap rangkaian psikotes memiliki tujuan untuk mengetahui kepribadian seseorang.

Mengutip dari buku yang sama karya Tim Bintang Psikologi (2018: 337), karakter dan kepribadian seseorang dapat diketahui dari bentuk gambar, kelengkapan gambar, kerapian, cara gambar, dan dari aspek-aspek lainnya.

3. Kerjakan dengan Rapi

Walaupun tidak mengacu pada kesempurnaan artistik, peserta psikotes tetap perlu mengerjakan tes menggambar pohon dengan rapi. Definisi rapi yang penting dalam tes ini, antara lain:

  • Kerjakan secara fokus, tetapi tidak terburu-buru.

  • Sesuaikan proporsi pohon sesuai dengan pemahaman diri seputar konsep ‘pohon’.

  • Hindari melihat (menyontek) pohon orang lain atau teman sesama peserta psikotes.

4. Gambar Pohon secara Proporsional

Setiap guratan yang membentuk gambar pohon memiliki makna. Dikutip dari buku Top One Psikotes Terlengkap, Tim Bintang Psikologi (2018: 361), berikut adalah contoh interpretasi Jonathan Rich tentang gambar pohon.

  • Pohon di tengah menggambarkan karakter praktis dan rendah hati. Orang tersebut menangani masalah-masalah dengan sikap mengharapkan yang terbaik dan membayangkan yang terburuk.

  • Pohon di bagian bawah menggambarkan karakter yang suka riset sebelum mengambil keputusan.

  • Batang pohon yang lebar menggambarkan karakter orang yang dapat tetap tenang dan tidak mudah marah.

  • Batang pohon yang ramping menggambarkan karakter fleksibel dan terbuka dengan pandangan atau pendapat orang lain.

Baca juga: 2 Cara Menjawab Kelebihan dan Kekurangan saat Interview

Empat kiat di atas merupakan contoh cara menjawab gambar pohon mangga psikotes. Peserta tes dapat menggunakan cara lain yang paling sesuai dengan kondisi serta preferensi masing-masing. (AA)