Lebih Baik PKWT atau PKWTT? Ini Perbandingan Kontrak Kerjanya
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi para pekerja tentunya sudah tidak asing dengan kontrak kerja PKWT atau PKWTT. Banyak yang bertanya lebih baik PKWT atau PKWTT. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebenarnya bisa melihat perbandingan dari kedua kontrak kerja tersebut.
Sebenarnya, kontrak kerja tersebut hampir mirip, tapi ada beberapa perbedaan yang bisa dijadikan pertimbangan. Perbedaannya terletak pada beberapa aspek hak dan kewajiban dari perusahaan.
Lebih Baik PKWT atau PKWTT? Ini Perbandingannya
Dikutip dari buku Rekonstruksi Kontrak Kerja Outsourcing di Perusahaan, Mas Muanam dan Ronald Saija, (2019), kontrak kerja merupakan perjanjian tertulis atau lisan antara pekerja dengan pemberi kerja.
Dalam kontrak kerja diatur berbagai hal terkait dengan pekerjaan yang akan dilakukan hingga kompensasi yang akan diterima. Perjanjian ini akan mengikat kedua belah pihak dalam hubungan kerja dan menjadi dasar hukum.
Saat ini ada beberapa jenis kontrak kerja yang umum digunakan, misalnya adalah kontrak kerja PKWT dan PKWTT. Lalu, mana yang lebih baik PKWT atau PKWTT? Untuk mengetahuinya, bisa melihat perbandingan dari keduanya.
PKWT atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu merupakan perjanjian kerja yang dibatasi oleh jangka waktu atau penyelesaian suatu pekerjaan tertentu. Kontrak ini umumnya digunakan untuk pekerjaan sementara, proyek khusus, pekerjaan musiman, atau masa percobaan sebelum penempatan tetap.
Masa berlaku PKWT maksimal lima tahun dan dapat diperpanjang satu kali dengan tambahan waktu maksimal satu tahun jika pekerjaan belum selesai. Syarat utama PKWT adalah pencantuman secara tertulis dalam surat perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Sementara itu, PKWTT atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tentu adalah perjanjian kerja tanpa batasan waktu, berlaku untuk pekerjaan yang bersifat tetap dan berkelanjutan. Tidak ada kewajiban pencantuman dalam surat perjanjian tertulis, meskipun perusahaan dapat membuatnya sebagai bentuk kejelasan hubungan kerja.
Keberadaan PKWTT dapat dibuktikan melalui surat pengangkatan, slip gaji, atau hubungan kerja yang berjalan terus-menerus selama minimal tiga bulan.
Berdasarkan penjelasan tersebut perbandingan paling terlihat dari kedua jenis kontrak kerja tersebut adalah jangka waktunya. PKWT memiliki batas waktu tertentu, maksimal lima tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun. Sementara itu, PKWTT tidak memiliki batas waktu dan berlaku selama hubungan kerja masih berlangsung.
Perbandingan lainnya bisa dilihat dari hak pekerja. PKWT memberikan hak dasar, seperti gaji, THR, dan cuti sesuai kebijakan perusahaan. PKWTT memberikan hak lebih lengkap, termasuk tunjangan, asuransi, pesangon, dan perlindungan penuh sesuai UU Ketenagakerjaan.
Baca juga: Mengenal Sistem Penggajian Karyawan Swasta Secara Umum
Lalu, lebih baik PKWT atau PKWTT? Tidak ada jawaban mutlak apakah PKWT atau PKWTT lebih baik, karena keduanya memiliki fungsi berbeda. (WWN)