Konten dari Pengguna

Saat yang Tepat untuk Resign dan Beberapa Alasannya

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat yang tepat untuk resign. Gambar hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: unsplash/ Luca Bravo.
zoom-in-whitePerbesar
Saat yang tepat untuk resign. Gambar hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: unsplash/ Luca Bravo.

Keputusan untuk mengakhiri sebuah pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Berbagai pertimbangan, mulai dari finansial hingga prospek karier, kerap menjadi beban pikiran. Saat yang tepat untuk resign juga sangat memungkinkan untuk diidentifikasi.

Mengenali tanda-tanda ini penting agar transisi karier dapat dilakukan dengan lebih strategis dan minim risiko. Mempertahankan pekerjaan yang tidak lagi sesuai dengan tujuan atau kesejahteraan pribadi dapat menghambat pertumbuhan.

Indikator Utama Saat yang Tepat untuk Resign

Saat yang tepat untuk resign. Gambar hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: unsplash/ Dylan Gillis.

Menurut buku 33 Menit Resign, Adie Pamungkas (16:2015), resign atau mengundurkan diri dari pekerjaan tidaklah segampang yang dipaparkan para motivator dan praktisi bisnis. Keluar dari zona yang selama ini menghidupi tidak semudah itu.

Ada beberapa alasan yang menunjukkan seseorang berada di saat yang tepat untuk resign.

1. Peningkatan Keahlian Stagnan

Jika merasa tidak ada lagi ruang untuk belajar dan berkembang di posisi saat ini atau jika tanggung jawab yang diemban tidak lagi menantang, ini bisa menjadi sinyal kuat. Perkembangan profesional yang stagnan dapat menghambat kemajuan karier jangka panjang.

2. Lingkungan Kerja Tidak Sehat

Budaya kerja yang toksik, manajemen yang buruk, atau rekan kerja yang tidak suportif dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan produktivitas. Lingkungan seperti ini dapat menyebabkan stres berkepanjangan dan burnout.

3. Kompensasi Tidak Sesuai

Jika gaji atau tunjangan yang diterima tidak sepadan dengan beban kerja, tanggung jawab, atau standar pasar, sudah waktunya untuk mengevaluasi ulang. Penilaian yang jujur terhadap nilai diri di pasar tenaga kerja adalah penting.

4. Visi Perusahaan Berbeda

Ketika nilai-nilai pribadi mulai bertabrakan dengan visi atau etika perusahaan, mempertahankan posisi bisa menjadi tidak nyaman dan tidak etis. Bekerja di tempat yang tidak sejalan dengan prinsip akan mengurangi kepuasan kerja.

5. Peluang Lebih Baik

Munculnya tawaran pekerjaan yang lebih menarik, baik dari segi kompensasi, pengembangan karier, maupun lingkungan kerja, adalah saat yang tepat demi mengambil langkah maju yang lebih menjanjikan.

Baca juga: 6 Penyebab Karyawan Banyak Resign dari Suatu Perusahaan

Memahami saat yang tepat untuk resign adalah langkah krusial dalam mengelola perjalanan karier. Keputusan ini bukan hanya tentang meninggalkan sesuatu yang tidak lagi cocok, tetapi juga tentang membuka diri terhadap kemungkinan pertumbuhan dan kepuasan yang lebih besar. (KIA)