Penyedap Rasa dari Keong Sawah, Solusi Alami dan Sehat Pengganti MSG

Saya mahasiswa aktif jurusan kimia UIN SGD Bandung.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Esty Nur Baiti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Apa Itu Bahan Tambahan Pangan?
Saat memasak, kita sering menambahkan berbagai bahan untuk meningkatkan rasa makanan, seperti garam, gula, atau penyedap rasa. Bahan-bahan ini disebut bahan tambahan pangan. Salah satu yang paling populer adalah penyedap rasa buatan seperti MSG (Monosodium Glutamate).
Namun, tahukah kamu bahwa mengonsumsi MSG secara berlebihan bisa menimbulkan efek samping seperti pusing, mual, bahkan dalam jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan otak dan tekanan darah? Karena itu, banyak orang mulai mencari alternatif penyedap rasa alami yang lebih aman dikonsumsi.
Keong Sawah, Si Hama yang Ternyata Bernutrisi
Keong sawah atau tutut yang sering dianggap hama oleh para petani ternyata menyimpan potensi besar. Daging keong sawah mengandung protein tinggi dan rendah lemak, yang sangat baik untuk tubuh. Dalam satu penelitian yang dilakukan oleh Nisrina dan Aprialdi (2023), menunjukkan bahwa keong sawah dapat diolah menjadi penyedap rasa alami berbentuk bubuk kaldu.
Bagaimana Cara Membuatnya?
Prosesnya sederhana:
Keong sawah dibersihkan dan direbus dengan air jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis.
Daging keong kemudian dikeringkan dengan dua cara: dijemur di bawah matahari dan disangrai (dipanggang tanpa minyak).
Setelah kering, keong dihaluskan bersama bumbu dapur seperti bawang putih, kunyit, dan lada.
Jadilah bubuk penyedap rasa alami!
Apakah Rasanya Enak?
Hasil uji rasa pada 30 orang panelis menunjukkan bahwa penyedap dari keong sawah disukai masyarakat. Warna, aroma, rasa, dan teksturnya dianggap cukup menarik, terutama yang diproses dengan cara disangrai. Rasanya gurih dan mirip seperti kaldu ayam, namun tanpa bahan kimia tambahan.
Apa Manfaatnya untuk Kesehatan?
Keong sawah kaya akan protein yang penting untuk pertumbuhan, memperkuat sistem imun, dan menjaga massa otot. Karena itu, penyedap dari keong sawah bukan hanya menambah cita rasa, tapi juga memberi manfaat gizi. Ini sangat cocok untuk masyarakat yang ingin makan enak, tapi tetap sehat dan hemat.
Aman Dikonsumsi, Asal Diolah dengan Baik
Meski bermanfaat, penting untuk memilih keong sawah yang bersih dan segar, serta memasaknya sampai benar-benar matang. Jangan asal ambil dari sawah lalu langsung diolah. Pengolahan yang tepat akan mencegah risiko keracunan.
Kenapa Ini Penting?
Mengurangi ketergantungan pada MSG dan penyedap buatan.
Memanfaatkan bahan lokal yang murah dan mudah didapat.
Menambah nilai gizi pada makanan.
Mendukung usaha kecil dan industri rumah tangga membuat produk lokal sehat.
Keong sawah bisa menjadi salah satu alternatif bahan tambahan pangan alami yang sehat dan terjangkau. Yuk, mulai kenali dan manfaatkan bahan pangan lokal yang sehat dan aman.
Referensi
Nisrina, B. F., & Aprialdi, M. A. (2023). Pengaruh jenis pengeringan terhadap uji organoleptik penyedap rasa alami berbahan keong sawah. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 5(1), 16–20. https://doi.org/10.30997/jiph.v5i1.9997
Prameswari, R., Ayuningtyas, R., & Purnamasari, N. (2018). Promosi gizi terhadap sikap gemar makan ikan pada anak usia sekolah. Journal of Health Education, Universitas Negeri Semarang. https://doi.org/10.15294/jhe.v3i1.18379
Wahyuni, S. (2017). Dampak MSG bagi kesehatan anak. Artikel dan Opini UNEJ. https://pasca.unej.ac.id/dampak-msg-bagi-kesehatan-anak/
