Kala Lagu Tarian Capung Jadi 'Obat' Masa Kanak-kanak di Masa Pandemi Corona

Musisi Komposer Musik dan Programmer Komputer, Founder dan CEO Flemmo Enterprise Music, Jurusan Ilmu Komunikasi, BINUS University, Malang dan Jurusan Sistem Informasi Universitas Presiden, Cikarang Bekasi, Indonesia.
Konten dari Pengguna
23 Agustus 2021 16:11
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Alfath Flemmo Maulasufa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Komposer Flemmo rilis lagu berjudul Tarian Capung di ajang kontes Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2021 yang digelar oleh Kemendikbud Ristek 23 Juli - 23 Agustus 2021. (dok. pribadi).
zoom-in-whitePerbesar
Komposer Flemmo rilis lagu berjudul Tarian Capung di ajang kontes Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2021 yang digelar oleh Kemendikbud Ristek 23 Juli - 23 Agustus 2021. (dok. pribadi).
ADVERTISEMENT
Saya, Maharsyalfath Izlubaid Qutub Maulasufa (18), merupakan komposer musik muda Indonesia. Memakai nama Flemmo, saya merilis lagu berjudul Tarian Capung pada Minggu (22/8) kemarin.
ADVERTISEMENT
Mengusung konsep lagu anak, saya menggarap lagu Tarian Capung mulai pekerjaan komposisi lagu, produksi lagu, dan penulisan lirik lagu. Saya menggunakan perangkat lunak FL-Studio dan Adobe Premiere Pro untuk membantu pekerjaan audio-video dan perangkat lunak Sibelius untuk membantu penulisan partitur lagu.
Saya mengomposisi lagu Tarian Capung dalam waktu seminggu. Untuk menyempurnakan lagu, saya memakai sepuluh instrumen alat musik digital. Lagu ini berdurasi satu menit lima puluh sembilan detik, menggunakan nada dasar F Mayor dengan birama tiga perempat, kecepatan sedang (moderato), dan dengan tempo 110 beats per minute (bpm). Sedangkan untuk penyanyinya, saya menggandeng kakak Nabdynta Latte. Video lagunya telah saya unggah ke kanal YouTube Flemmo Music.
Kemudian, saya mendaftarkan lagu Tarian Capung dalam lomba cipta lagu anak Indonesia, Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2021. Kontes ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) bersama KITA Indonesia sebagai wadah ekspresi untuk mengembalikan ketersediaan lagu anak-anak Indonesia yang bermutu dan berkarakter Pancasila.
ADVERTISEMENT
Motif saya dalam lomba KILA 2021 yaitu untuk berpartisipasi dalam mengembalikan kejayaan lagu anak Indonesia, serta untuk membantu adik-adik PAUD dan SD sehingga mempunyai semangat kebangsaan sejak usia dini. Musik dan lagu merupakan bahasa universal yang mudah diterima dan dipahami oleh semua lapisan masyarakat, khususnya anak-anak.
Berikut ini lirik lengkap lagu Tarian Capung.

Pung capung, indah nian sayapmu. Pung capung, aku ingin bertemu. Kemarilah bermain bersama. Pada hari yang indah.

Pung capung, mungil lucu sayapmu. Pung capung, ku ingin menggapaimu. Menarilah terbang di udara. Dengan riang gembira.

Kan kunyanyikan lagu. Merdu, senandung untukmu. Ku kan menari bersamamu hu hu hu hu.

Bunga-bunga mekar dan berseri. Semerbak harum mewangi. Cerah mentari menyinari.

Akulah capung kecil. Ayolah kawan menari bersamaku. Ku kan riang gembira, capung. Menari bersamamu, berkawan bersamamu.

Pung, capung, indah nian sayapmu. Bagian awal dari lirik lagu Tarian Capung karya Flemmo untuk kontes KILA 2021. (Foto: youtube.com/Flemmo).
zoom-in-whitePerbesar
Pung, capung, indah nian sayapmu. Bagian awal dari lirik lagu Tarian Capung karya Flemmo untuk kontes KILA 2021. (Foto: youtube.com/Flemmo).
Saya meyakini bahwa musik dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif bagi anak-anak. Sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengajak generasi muda untuk mengikuti ajang ini.
ADVERTISEMENT
“Saya mengajak adik-adikku di seluruh Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam KILA 2021. KILA adalah ajang pembelajaran dan berkebudayaan yang sangat baik. Saya juga mengajak sekolah-sekolah dan para pendidik untuk menyosialisasikan ajang ini,” tegas Nadiem.
Terkait KILA 2021, saya telah mengunjungi laman resmi kemdikbud.go.id. Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru, Ahmad Mahendra mengatakan bahwa lagu anak Indonesia menjadi salah satu media untuk membantu anak-anak menjadi dekat dengan identitasnya, menumbuhkan rasa percaya diri, dan bangga sebagai anak Indonesia.
“Kita terus sosialisasikan dan gaungkan lagu tersebut. Harapannya, kita dapat mengembalikan kejayaan lagu anak, seperti pada era Ibu Sud, Bapak A.T. Mahmud, Chica Koeswoyo, atau Sherina,” jelas Mahendra dalam bincang pendidikan memperingati Hari Anak Nasional 2021, ujar Mahendra pada Jumat (23/7).
ADVERTISEMENT
Saya berharap lagu Tarian Capung dapat membantu mengembalikan masa kanak-kanak sehingga mereka berkembang secara wajar di masa pandemi COVID-19. Ini dapat memupuk jati diri anak karena mereka dapat menyanyikan lagu anak berbahasa Indonesia. Dengan demikian, anak-anak akan mendapat ruang ekspresi, serta menjaga ke-bhinekaan melalui musik dan budaya, dengan tetap memerhatikan pertumbuhan anak.
Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek, Hilmar Farid. (Foto: kilaindonesia.id)
zoom-in-whitePerbesar
Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek, Hilmar Farid. (Foto: kilaindonesia.id)
Kontes KILA 2021 ini dikhususkan untuk kelompok usia PAUD dan SD. Saya memilih mengikuti kategori cipta lagu anak. Karya pemenang cipta lagu anak akan menjadi lagu yang harus dinyanyikan untuk peserta lomba menyanyi tahun berikutnya. Keseluruhan kontes KILA dilakukan secara daring dan ditayangkan di berbagai layanan digital, di antaranya Indonesiana TV dan "Budaya Saya" yang dikelola oleh Kemendikbudristek.
ADVERTISEMENT
Pendaftaran KILA 2021 dibuka pada Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2021 sampai dengan 23 Agustus 2021. Program ini tidak berbayar atau gratis. Persyaratan lomba dan formulir dapat diunduh pada laman kilaindonesia.id. Peserta yang masuk dalam tahap seleksi lanjutan akan diumumkan pada 1 September 2021.
Semoga partisipasi saya melalui kontes KILA 2021 dapat memberi kontribusi dalam membangun suatu ekosistem yang bagus untuk anak-anak, pembuat lagu anak, industri lagu anak, dan para pendengar. *Alfath.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020