Konten dari Pengguna

Arti Warna Kabel Lampu Depan BeAT FI yang Perlu Diketahui

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ILustrasi arti kabel lampu depan BeAT FI. Foto: Unsplash/ Ryutaro Uozumi
zoom-in-whitePerbesar
ILustrasi arti kabel lampu depan BeAT FI. Foto: Unsplash/ Ryutaro Uozumi

Arti warna kabel lampu depan BeAT FI menjadi hal penting yang wajib diketahui oleh para pemilik motor, terutama saat melakukan perawatan atau pengecekan kelistrikan.

Setiap kabel memiliki fungsi yang berbeda sesuai dengan warna yang ditetapkan oleh pabrikan Honda, sehingga memudahkan mekanik maupun pengguna untuk memahami jalur arus listrik.

Dengan memahami arti dari setiap warna kabel, potensi kesalahan pemasangan atau kerusakan komponen listrik bisa diminimalisir.

Arti Warna Kabel Lampu Depan BeAT FI

Ilustrasi arti kabel lampu depan BeAT FI. Foto: Unsplash/ /Jan Antonin Kolar

Arti warna kabel lampu depan BeAT FI juga berfungsi sebagai panduan praktis ketika ingin mengganti lampu, memperbaiki jalur kabel, maupun saat melakukan modifikasi.

Kabel berwarna kuning, putih, biru, hijau, hingga merah memiliki fungsi masing-masing yang saling terhubung dalam sistem kelistrikan.

Berdasarkan penjelasan dari Astra Honda melalui laman resminya astra-honda.com, arti warna kabel pada motor, khususnya pada sistem lampu depan BeAT FI, dapat dibedakan sebagai berikut:

  1. Hijau: berfungsi sebagai kabel massa atau ground. Semua sistem kelistrikan motor selalu membutuhkan jalur negatif yang terhubung ke bodi motor.

  2. Merah: menjadi kabel positif langsung dari aki (battery +) yang menyuplai arus utama.

  3. Hitam → Menyalurkan arus positif setelah melalui kunci kontak (ignition switch).

  4. Kuning: kabel yang berasal dari alternator dan digunakan untuk menyalurkan arus ke lampu, termasuk lampu depan.

  5. Putih: berasal dari alternator juga, fungsinya lebih banyak untuk pengisian dan terkadang terhubung dengan lampu dekat (low beam).

  6. Biru: digunakan khusus untuk lampu jauh atau high beam.

Mengetahui arti warna kabel bukan hanya membantu saat perbaikan, tetapi juga sangat bermanfaat ketika melakukan modifikasi.

Misalnya, saat mengganti lampu standar dengan lampu LED, pengguna bisa langsung mengenali kabel mana yang harus dihubungkan agar sistem tetap aman.

Selain itu, pemahaman ini juga membuat proses troubleshooting lebih cepat jika terjadi masalah, seperti lampu depan mati atau nyala redup. (Arif)

Baca juga: Cara Menyambung Kabel Busi Motor untuk Pemula