Konten dari Pengguna

Motor Beat Brebet saat Digas: Penyebab dan Cara Mengatasinya

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk motor Beat brebet saat digas. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk motor Beat brebet saat digas. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Banyak pengendara sering menghadapi kondisi motor Beat brebet saat digas, terutama pada saat tarikan awal. Situasi ini jelas mengganggu kenyamanan berkendara karena motor terasa tersendat dan kehilangan tenaga.

Masalah tersebut bisa saja berkembang bila diabaikan, sehingga performa motor semakin menurun. Karena itu, penting bagi pemilik Honda Beat untuk mengetahui faktor penyebab serta langkah tepat mengatasinya.

Penyebab Motor Beat Brebet saat Digas dan Solusinya

Ilustrasi untuk motor Beat brebet saat digas. Foto: dok. Istimewa

Efek brebet merupakan indikasi adanya hambatan pada sistem pembakaran mesin. Dikutip dari laman hondacengkareng.com, berikut adalah beberapa penyebab motor Beat brebet saat digas beserta cara mengatasinya:

1. Busi Kotor atau Aus

Busi yang kotor atau aus menyebabkan percikan api lemah, sehingga membuat pembakaran di ruang bakar tidak sempurna. Akibatnya, motor Honda BeAT terasa tersendat saat gas ditarik, terutama pada putaran rendah.

Untuk mengatasinya, periksa dan bersihkan busi secara rutin, atau ganti setelah menempuh jarak sekitar 8.000 km. Dengan busi yang baik, percikan api menjadi stabil, membuat pembakaran optimal dan tarikan halus.

2. Filter Udara Kotor

Selain busi, filter udara yang kotor juga sering membuat motor tersendat karena aliran udara masuk ke ruang bakar terganggu. Campuran bensin dan udara menjadi tidak seimbang, sehingga tarikan motor kurang responsif.

Jika demikian, solusi paling tepat adalah dengan membersihkan atau mengganti filter udara sesuai jadwal perawatan. Dengan filter yang bersih, udara masuk optimal sehingga pembakaran stabil dan motor tetap halus saat gas ditarik.

3. Bahan Bakar Tidak Sesuai atau Buruk

Faktor berikutnya yang sering menyebabkan brebet adalah bahan bakar yang tidak sesuai atau berkualitas rendah. Penggunaan bensin eceran atau oktan rendah mengurangi efisiensi pembakaran sehingga tarikan motor tidak lancar.

Untuk mencegah hal ini, selalu gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan Honda. Dengan bensin yang berkualitas, campuran udara-bensin menjadi lebih stabil sehingga mesin bekerja optimal dan motor tetap halus saat digas.

4. Air Masuk ke Tangki Bensin

Tak jarang, air yang masuk ke tangki bensin menjadi penyebab motor tersendat. Hal ini bisa terjadi akibat hujan, pencucian motor, atau bensin eceran, sehingga aliran bahan bakar terganggu dan pembakaran tidak sempurna.

Jika sudah begitu, maka solusinya adalah menguras tangki dan mengganti filter bensin yang terkontaminasi. Langkah tersebut membuat aliran bahan bakar kembali lancar dan motor tetap stabil serta responsif saat gas ditarik tiba-tiba.

5. Setelan Klep Tidak Tepat

Setelan klep yang kurang tepat juga kerap menimbulkan Beat brebet. Klep terlalu rapat atau longgar memengaruhi jumlah udara dan bensin masuk ke ruang bakar, sehingga pembakaran tidak merata dan tarikan motor tersendat.

Untuk mengatasi hal ini, periksa dan setel klep secara rutin di bengkel resmi sesuai spesifikasi pabrikan. Setelan klep yang tepat akan menjaga kompresi optimal, pembakaran stabil, dan motor tetap halus saat digas.

Itulah penyebab motor Beat brebet saat digas, lengkap dengan cara mengatasinya. Terapkan langkah tersebut sekarang juga, dan nikmati kenyamanan berkendara tanpa khawatir motor mendadak tersendat di jalan. (Nida)

Baca juga: 4 Penyebab Motor Matic Oleng dan Cara Mengatasinya