Konten dari Pengguna

4 Ciri-Ciri Relief Candi Kecil yang Tersebar di Jawa Timur, Unik dan Penuh Makna

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Candi. Foto: Andras Jancsik/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Candi. Foto: Andras Jancsik/Getty Images

Candi di Jawa Timur memiliki gaya arsitektur yang cenderung ramping dan runcing. Dilengkapi dengan relief atau gambar timbul yang dipahat pada permukaannya.

Relief tersebut bukan hanya karya seni, tapi juga simbol yang mengandung makna tertentu. Itulah mengapa relief di setiap candi sering kali berbeda, walaupun berada di wilayah yang sama.

Lantas, apa ciri-ciri relief candi kecil yang tersebar di Jawa Timur? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Digambarkan Dua Dimensi

Merujuk jurnal bertajuk Penggambaran Relief Cerita pada Beberapa Candi di Jawa Tengah dan Timur (Makna Simbolis dan Edukatif) susunan Hari Lelono, relief candi kecil maupun besar di Jawa Timur digambarkan dalam dua dimensi. Ini berbeda dengan relief di Jawa Tengah yang digambarkan secara tiga dimensi.

Relief dua dimensi itu dipahat melingkari bagian kaki candi. Hal ini terlihat pada candi Jago di Malang serta banyak candi lainnya, termasuk yang berukuran kecil

2. Relief Mengandung Unsur Cerita

Relief pada candi kecil di Jawa Timur sering kali mengandung unsur narasi atau cerita. Dikutip dari buku Relief Cerita Bersifat Hindu di Candi Jago Kabupaten Malang susunan Kuswanto, M.Hum, salah satu contoh relief cerita dapat ditemukan pada tubuh Candi Jago.

Terpahat di tubuh Candi Jago sebuah relief cerita Kunjarakarna dan Tantri yang bersifat Buddha. Selain itu, ada relief cerita Partayajnya, Arjunawiwaha, dan Kresnayana yang bersifat Hindu.

Relief bersifat Buddha terdapat pada sisi Teras I dan sebagian Teras II candi. Sementara itu, relief cerita yang bernapaskan agama Hindu dipahat pada sebagian Teras II dan III.

3. Relief Bersifat Dekoratif

Sebagian candi kecil di Jawa Timur juga ada yang memiliki relief dekoratif. Sesuai namanya, relief tersebut hanya menjadi penghias. Meski begitu, terkadang ada hiasan yang mempunyai arti simbolis tertentu.

Contohnya seperti relief Kinara-Kinari di Candi Badut, Malang. Relief tersebut menggambarkan pasangan manusia yang tubuhnya setengah burung.

Dikutip dari jurnal Merawat Harmonisasi Nilai Kebhinekaan Melalui Penghayatan Makna Relief Kinara-Kinari pada Candi Badut susunan Ariswan Adi Mohendra dkk, makna Kinara-Kinari adalah pelestarian lingkungan sekaligus lambang keharmonisan dan kesetiaan hidup.

4. Relief Bercorak Makhluk Imajiner

Berdasarkan penjelasan dalam Kajian Estetika yang Beda Relief Candi Jawa Timur susunan R. Bambang Gatot Soebroto, banyak relief candi Jawa Timur yang bergambar makhluk imajiner.

Biasanya makhluk itu berukuran besar seperti raksasa atau gabungan manusia dan binatang. Penggambaran tokoh-tokohnya menghadap ke samping dan jumlahnya banyak, hingga hampir memenuhi seluruh dinding.

Contohnya seperti yang ditemukan di Candi Jago, Tegowangi, Penataran, Jawi, dan lain-lain. Selain itu, relief candi Jawa Timur juga memiliki latar belakang seni prasejarah yang kuat.

Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Gaya Arsitektur Candi Hindu di Jawa Tengah