5 Cara Mencegah Ruam Popok pada Bayi yang Aman

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mencegah ruam popok pada bayi adalah dengan menjaga area popok tetap bersih dan kering. Ruam popok biasanya muncul karena kulit bayi yang sensitif terpapar urine dan feses terlalu lama dalam kondisi lembap. Untuk mencegah hal ini, berikut beberapa tips perawatan kulit bayi yang bisa diikuti menurut laman Mayo Clinic dan Healthline.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Ganti Popok Bayi Secara Rutin
Popok bayi yang lembap atau kotor merupakan pemicu utama ruam. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mengganti popok secara berkala.
Periksa popok setidaknya setiap 2-3 jam sekali.
Gantilah segera setelah bayi buang air kecil atau besar.
Jangan menunggu popok terasa penuh atau berbau tidak sedap.
2. Bersihkan dengan Air Hangat Saat Ganti Popok
Setiap kali mengganti popok, bersihkan dengan air hangat agar kulit bayi tetap segar. Berikut beberapa cara membersihkan area popok:
Siapkan air hangat dan handuk keci bersih atau waslap.
Bersihkan area kemaluan hingga pantat bayi menggunakan waslap.
Bisa juga gunakan tisu basah khusus bayi. Namun, hindari tisu basah yang mengandung alkohol atau pewangi, karena dapat menyebabkan iritasi.
3. Keringkan Kulit Bayi dengan Benar
Mengeringkan area kemaluan dan pantat bayi dengan benar membantu mencegah lembap yang bisa memicu ruam. Berikut caranya:
Setelah dibersihkan, biarkan kulit bayi terpapar udara selama beberapa menit sebelum memakai popok baru.
Tepuk-tepuk lembut dengan handuk bersih atau biarkan mengering secara alami.
Jangan menggosok kulit bayi, karena bisa menyebabkan iritasi tambahan.
Pasang popok yang bersih dengan pas, tidak terlalu longgar, dan dan tidak terlalu ketat.
Setelah selesai, jangan lupa cuci tangan untuk mencegah penyebaran bakteri ke area tubuh lainnya.
4. Gunakan Krim atau Salep Pelindung
Setelah membersihkan dan mengeringkan area popok, oleskan krim pelindung untuk mencegah iritasi.
Gunakan produk yang mengandung zinc oxide atau petroleum jelly, karena membantu membentuk pelindung antara kulit dan popok.
Oleskan setiap kali mengganti popok, terutama jika bayi rentan mengalami ruam.
Pastikan kulit bayi benar-benar kering sebelum mengoleskan krim agar hasilnya maksimal.
5. Pilih Popok Bayi yang Sesuai dan Berkualitas
Pemilihan popok juga memainkan peran penting dalam mencegah ruam. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:
Gunakan popok dengan ukuran yang sesuai.
Popok yang terlalu ketat bisa menyebabkan kelembapan berlebih dan mempercepat pertumbuhan ruam.
Popok yang terlalu longgar bisa menimbulkan gesekan dengan kulit dan memicu iritasi.
Periksa kembali ukuran popok secara berkala dan ganti ukuran sesuai usia dan berat badanya.
Baca Juga: Perbedaan Popok Kain dan Popok Sekali Pakai, Mana yang Lebih Baik untuk Bayi?
(SA)
