Konten dari Pengguna

5 Ciri-Ciri Diet Sehat yang Mudah Diterapkan, Begini Pola Makannya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Diet. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Diet. Foto: Shutterstock

Menentukan pola makan sehat sering kali menjadi tantangan tersendiri saat menjalani diet. Sebab, banyak teori diet beredar yang belum tentu menyehatkan, bahkan bisa membuat tubuh tersiksa.

Padahal, menurut Harvard Health Publishing, semua pola makan sehat pada dasarnya memiliki prinsip utama yang sama. Berikut lima ciri pola makan sehat untuk mendukung diet dan mudah diterapkan.

1. Kaya akan Makanan Nabati

Salah satu ciri utama diet sehat adalah memperbanyak konsumsi makanan nabati. Ini bukan berarti harus menjadi vegetarian, tetapi lebih pada memperbesar porsi sayur, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan di setiap menu makan.

Berikut kandungan utama dalam makanan nabati beserta manfaatnya bagi tubuh:

  • Vitamin dan mineral: Berperan dalam menjaga metabolisme tubuh, meningkatkan daya tahan, serta mendukung fungsi organ vital seperti jantung dan otak.

  • Serat alami: Membantu melancarkan pencernaan, mengontrol kadar gula darah, dan memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu menjaga berat badan ideal.

  • Fitokimia (senyawa alami dalam tumbuhan): Memiliki efek antioksidan, anti-inflamasi, bahkan antikanker, yang berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

2. Kebutuhan Protein yang Cukup

Protein adalah bahan bakar penting bagi tubuh untuk memperbaiki jaringan, membentuk otot, serta menjaga daya tahan tubuh. Sumber protein nabati, seperti tempe, tahu, dan kacang-kacangan, dikenal memiliki manfaat kesehatan yang baik.

Sementara itu, ikan dan makanan laut juga termasuk protein berkualitas tinggi, sekaligus mengandung lemak sehat omega-3 yang bermanfaat bagi jantung.

Di sisi lain, daging merah sebaiknya dikonsumsi secukupnya, karena jika berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

3. Menghindari Makanan Ultra-Proses

Diet sehat tidak hanya tentang apa yang dimakan, tetapi juga seberapa alami makanan tersebut.

Sebuah penelitian dari National Institutes of Health (NIH) tahun 2019 menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-proses, seperti makanan cepat saji, camilan kemasan, dan minuman manis, dapat meningkatkan berat badan dan kadar gula darah secara signifikan.

Sebagai gantinya, berikut beberapa pilihan makanan sehat yang bisa dikonsumsi:

  • Makanan utuh (whole foods) seperti sayuran segar, buah, biji-bijian, dan kacang.

  • Makanan yang lebih alami, misalnya yogurt tawar, ikan kaleng, atau selai kacang tanpa tambahan gula.

4. Menjaga Batas Gula, Lemak, dan Garam

Diet sehat tetap bisa terasa nikmat asalkan dijalankan dengan batasan yang seimbang. Menurut Dietary Guidelines for Americans, tiga hal yang perlu dibatasi adalah:

  • Lemak jenuh: Kurang dari 10% total kalori per hari

  • Gula tambahan: Maksimal 10% dari total kalori harian

  • Sodium (garam): Tidak lebih dari 2.300 mg per hari

Kelebihan konsumsi ketiganya bisa memicu berbagai gangguan kesehatan seperti kolesterol tinggi, hipertensi, dan peningkatan kadar gula darah.

5. Seimbang dan Bervariasi

Diet yang baik bukanlah dengan cara ekstrem atau penuh pantangan, melainkan yang bisa dijalani secara konsisten. Keseimbangan dan variasi merupakan prinsip penting agar tubuh mendapat semua zat gizi yang dibutuhkan.

Beberapa cara sederhana untuk menjaga keseimbangan pola makan antara lain:

  • Penuhi piring dengan berbagai warna makanan alami. Misalnya: sayuran hijau, wortel oranye, dan paprika merah. Semakin berwarna, semakin banyak nutrisi yang didapat.

  • Kombinasikan karbohidrat kompleks, protein sehat, dan lemak baik di setiap kali makan.

  • Variasikan menu makanan supaya tidak cepat bosan dan tetap konsisten dengan pola makan sehat.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Makanan Bergizi untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh