Konten dari Pengguna

6 Hewan yang Bermigrasi Jauh di Alam Liar untuk Bertahan Hidup

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hewan yang bermigrasi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hewan yang bermigrasi. Foto: Unsplash

Beberapa hewan melakukan migrasi sebagai cara untuk bertahan hidup. Perjalanan ini dilakukan untuk mencari habitat yang lebih sesuai, menemukan sumber makanan yang melimpah, hingga memperoleh lokasi aman untuk berkembang biak. Tak terhitung jumlah spesies yang rela menempuh jarak sangat jauh, melintasi daratan, lautan, dan udara. Artikel ini akan mengulas beberapa contoh hewan yang dikenal melakukan migrasi jarak jauh menurut laman Geographical dan Wildlife Nomads.

Daftar isi

1. Penyu Laut

Penyu Laut melakukan migrasi di lautan lepas untuk mencari makan, tumbuh dewasa, dan bertelur. Salah satu yang paling menonjol adalah penyu belimbing (leatherback turtle), yang dikenal memiliki jarak migrasi terpanjang di antara jenis penyu laut lainnya. Beberapa penyu belimbing mampu menempuh perjalanan hingga sekitar 5.900 kilometer dalam satu kali perjalanan.

2. Caribou

Caribou, yang juga dikenal sebagai rusa kutub, terkenal dengan migrasi darat mereka yang sangat panjang. Setiap tahun hewan ini dapat menempuh jarak lebih dari 1.350 kilometer melintasi tundra Arktik. Bergerak dalam kawanan besar, caribou melewati berbagai medan berbahaya demi mencari makanan, air, dan tempat melahirkan yang aman. Bulu yang tebal serta stamina yang luar biasa memungkinkan mereka bertahan di lingkungan Arktik yang ekstrem.

3. Paus Bungkuk (Humpback Whales)

Paus bungkuk melakukan salah satu migrasi terpanjang di antara mamalia laut. Mereka dapat menempuh jarak hingga 10.000 kilometer, berpindah dari perairan dingin yang kaya nutrisi pada musim panas menuju perairan hangat pada musim dingin. Di wilayah yang lebih hangat inilah paus bungkuk melahirkan dan membesarkan anak-anaknya. Selama migrasi, mereka mengandalkan cadangan lemak yang dikumpulkan saat musim makan.

4. Kupu-Kupu Monarch

Kupu-kupu monarch melakukan migrasi sejauh sekitar 4.800 kilometer dari Amerika Utara menuju Meksiko untuk menghindari musim dingin. Menariknya, perjalanan panjang ini mencakup beberapa generasi. Setiap kupu-kupu mengandalkan kompas internal dan isyarat lingkungan untuk bernavigasi. Selama berada di Meksiko, mereka bertahan hidup dengan memanfaatkan cadangan energi yang tersimpan di tubuhnya, sebelum kembali ke Amerika Utara saat musim semi tiba.

5. Ikan Salmon

Ikan salmon dikenal dengan migrasi luar biasa dari lautan menuju perairan tawar tempat mereka menetas. Dalam perjalanannya, salmon dapat menempuh ratusan kilometer di laut dan sungai. Hewan ini menggunakan medan magnet bumi sebagai penunjuk arah, serta mengandalkan indra penciuman yang sangat tajam.

6. Burung Godwit Ekor Bergaris (Bar-tailed Godwit)

Spesies ini berkembang biak di wilayah Arktik Skandinavia dan Siberia. Jenis burung ini diketahui dapat melakukan penerbangan tanpa henti sejauh sekitar 13.560 kilometer dari Alaska ke Selandia Baru. Kehebatan ini didukung oleh kemampuan mereka mengecilkan organ internal untuk menghemat energi. Sepanjang perjalanan, burung ini sepenuhnya bergantung pada cadangan lemak serta kemampuan navigasi alami menggunakan petunjuk langit dan medan magnet bumi.

Baca Juga: Ciri-ciri Reptil Dilihat dari Fisik, Pola Hidup, dan Perkembangbiakannya

(SA)