7 Makanan yang Mengandung Antioksidan Tinggi, Punya Segudang Manfaat

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Antioksidan adalah senyawa yang mampu melindungi sel tubuh dari radikal bebas. Dikutip dari Healthline, radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif dan meningkatkan berbagai risiko penyakit kronis.
Antioksidan bisa diproduksi di dalam tubuh dan ditemukan dalam makanan. Simak deretan makanan yang mengandung antioksidan tinggi berikut ini:
1. Blueberry
Dikutip dari Very Well Health, blueberry adalah salah satu sumber antioksidan terkaya, khususnya senyawa antosianin yang memberi warna biru-ungu tua pada buah. Berikut ini manfaat antosianin:
Membuat fungsi otak semakin baik
Peradangan dalam tubuh jadi lebih sedikit
Risiko penyakit jantung lebih rendah.
Penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi blueberry secara teratur dapat membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif dan dapat menunda penurunan kognitif terkait usia.
2. Blackberry
Blackberry mengandung antosianin, asam ellagic, dan vitamin C. Ketiganya adalah antioksidan yang bekerja sama melawan stres oksidatif. Kombinasi antioksidan ini juga bermanfaat untuk:
Mendukung sistem kekebalan tubuh agar lebih sehat
Melindungi DNA dari kerusakan
Berkontribusi pada kesehatan kulit dan pembuluh darah.
Blackberry juga sering kali memiliki kandungan antioksidan total yang lebih tinggi daripada blueberry. Meski begitu, keduanya sama-sama bagus untuk dimasukkan dalam pola makan Anda.
3. Kacang Kenari
Kacang kenari menonjol di antara kacang-kacangan yang lain karena kadar polifenol (senyawa tanaman) dan vitamin E di dalamnya sangat tinggi. Keduanya adalah antioksidan yang mampu melindungi lemak dalam tubuh dari oksidasi berbahaya.
Kacang kenari juga kaya omega-3 yang ampuh mengurangi peradangan, mendukung kesehatan otak, dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.
4. Cokelat Hitam
Cokelat hitam kaya akan flavanol (senyawa tanaman) yang meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi kerusakan oksidatif pada kolesterol.
Semakin tinggi kandungan kakao dalam cokelat hitam, maka semakin banyak pula antioksidan yang terkandung di dalamnya. Bahkan, cokelat hitam juga mengandung epikatekin dan katekin yang kerap ditemukan dalam teh hijau.
5. Kacang Merah
Kacang merah menyediakan sejumlah senyawa yang bermanfaat untuk tubuh, di antaranya adalah:
Flavonoid
Asam fenolik
Mangan
Mineral dengan aktivitas antioksidan
Senyawa-senyawa tersebut membantu mengurangi kerusakan oksidatif, menstabilkan gula darah, dan mendukung kesehatan jantung. Bonusnya lagi, serat dan protein dalam kacang merah membuat makanan ini semakin padat nutrisi.
6. Teh Hijau
Teh hijau dikenal karena konsentrasi katekinnya yang tinggi, terutama epigallocatechin gallate (EGCG). Manfaatnya adalah:
Melawan peradangan
Melindungi sel-sel otak
Meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak
Minum teh hijau secara teratur juga mendukung kesehatan kardiovaskular dan dapat membantu mengurangi risiko kanker tertentu.
7. Bayam
Mengutip Healthline, bayam kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan, serta sangat rendah kalori. Sayuran ini juga merupakan sumber lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dari sinar ultraviolet dan panjang gelombang cahaya berbahaya lainnya.
Baca Juga: Delima Punya Antioksidan 3 Kali Lebih Banyak dari Teh Hijau, Ini 5 Manfaatnya
