7 Tips Aman Saat Terjadi Gempa di Dalam Gedung Bertingkat

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gempa bumi adalah salah satu bencana alam yang bisa terjadi kapan saja tanpa peringatan. Bagi mereka yang berada di dalam gedung bertingkat, situasi ini bisa sangat menegangkan karena risiko runtuhnya struktur, jatuhnya benda-benda, hingga terjebak di dalam. untuk meningkatkan peluang keselamatan diri dan orang lain di sekitar kita, berikut tips aman saat terjadi gempa di dalam gedung bertingkat yang bisa dipelajari.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Tetap Tenang dan Jangan Panik
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Panik hanya akan membuat keputusan menjadi kacau dan meningkatkan risiko cedera.
Federal Emergency Management Agency (FEMA) menekankan bahwa orang yang mampu mengendalikan diri lebih cepat menemukan tempat aman dan mengurangi potensi bahaya.
2. Lakukan Drop, Cover, and Hold On
Metode standar yang direkomendasikan saat terjadi gempa adalah Drop, Cover, and Hold On. Turunkan tubuh ke lantai, lindungi kepala dan leher dengan berlindung di bawah meja kokoh, lalu pegang erat sampai guncangan berhenti. Menurut U.S. Geological Survey (USGS), teknik ini terbukti efektif mengurangi cedera akibat tertimpa benda jatuh.
3. Jauhi Jendela, Cermin, dan Barang Gantung
Di dalam gedung bertingkat, pecahan kaca dari jendela dan cermin bisa sangat berbahaya saat gempa. Oleh sebab itu, menjauh dari area tersebut merupakan langkah penting.
American Red Cross menyarankan agar penghuni gedung segera bergerak ke bagian tengah ruangan dan menghindari benda yang bisa pecah atau terjatuh.
4. Jangan Gunakan Lift
Lift adalah tempat paling berbahaya saat gempa karena sistem listrik bisa mati dan mekanisme terjebak sangat besar. Occupational Safety and Health Administration (OSHA) menegaskan bahwa tangga darurat adalah jalur evakuasi yang lebih aman setelah guncangan mereda.
5. Tetap di Dalam Hingga Guncangan Berhenti
Banyak orang yang langsung ingin keluar dari gedung ketika gempa terjadi. Namun, Earthquake Country Alliance (ECA) menjelaskan bahwa keluar saat guncangan masih berlangsung bisa berisiko tertimpa puing atau jatuhan benda dari luar. Lebih aman menunggu guncangan selesai baru kemudian mencari jalur evakuasi.
6. Ikuti Prosedur Evakuasi Gedung
Setiap gedung bertingkat biasanya memiliki prosedur evakuasi yang harus diikuti. Setelah guncangan berhenti, gunakan tangga darurat dan ikuti arahan petugas keamanan atau tim tanggap darurat.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mengikuti prosedur resmi dapat mempercepat evakuasi dan meminimalkan risiko kepanikan massal.
7. Siapkan Diri dengan Latihan dan Edukasi
Selain mengetahui langkah-langkah darurat, latihan evakuasi secara rutin juga penting. United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) menekankan bahwa latihan kesiapsiagaan di tempat kerja atau gedung publik bisa meningkatkan respon masyarakat saat bencana nyata terjadi.
Baca juga: Cara Membaca Skala Richter dan Intensitas Gempa yang Tepat
(NDA)
