Konten dari Pengguna

9 Tips Menjaga Tanaman saat Cuaca Terlalu Panas yang Tepat

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
12 September 2025 15:31 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
9 Tips Menjaga Tanaman saat Cuaca Terlalu Panas yang Tepat
Bagaimana tips menjaga tanaman saat cuaca terlalu panas? Simak dalam artikel ini mengenai beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi merawat tanaman. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi merawat tanaman. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Cuaca eksrem membuat tanah cepat kering sehingga berpotensi menyebabkan tanaman layu. Untuk memastikan tanaman tetap hidup, ada sejumlah tips menjaga tanaman saat cuaca terlalu panas yang bisa diterapkan. Mulai dari teknik penyiraman, pemilihan waktu pemupukan, hingga mengenali tanda-tanda penyakit. Artikel ini merangkum berbagai kiat untuk membantu tanaman dapat bertahan dari panas berdasarkan panduan dari laman Happy Houseplants dan Planty Nursery.
ADVERTISEMENT

1. Menyiram Tanaman dengan Benar

Lakukan penyiraman secara mendalam dan perlahan agar air bisa meresap ke dalam tanah. Selain itu, periksa pula kelembapan dengan pengukur atau cukup gunakan jari. Jika tanah kering setinggi 2,5–5 cm atau terlihat retakan di tanah, saatnya tanaman disiram. Penyiraman dengan metode ini membantu akar tumbuh lebih kuat dan tahan terhadap panas.

2. Pilih Waktu Penyiraman

Waktu terbaik menyiram tanaman adalah pagi hari sebelum matahari terlalu terik. Jika tidak sempat, sore hari menjadi alternatif yang tepat. Hindari menyiram di siang hari karena air cepat menguap dan tidak terserap maksimal oleh akar.

3. Pindahkan ke Area yang Terlindungi

Paparan sinar matahari langsung bisa membuat daun gosong dan tanaman stres. Saat cuaca terlalu panas, pindahkan tanaman ke area teduh, baik di luar maupun dalam ruangan. Jika tidak memungkinkan, gunakan peneduh seperti kain untuk melindunginya.
ADVERTISEMENT

4. Hindari Pemangkasan Tanaman

Sebaiknya tunda memangkas tanaman saat cuaca panas. Meskipun dapat merangsang pertumbuhan baru, pemangkasan bisa menambah stres pada tanaman. Tunggu sampai suhu lebih bersahabat, lalu lakukan pemangkasan.

5. Atur Waktu Pemupukan

Hindari memberi pupuk ketika tanaman sedang stres akibat panas. Pemupukan di waktu yang salah justru dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi sekaligus sulit diserap tanaman. Sebaiknya tunggu hingga suhu lebih sejuk sebelum melanjutkan pemupukan.

6. Jaga Kelembapan Tanaman

Beberapa tanaman yang membutuhkan kelembapan tinggi, seperti Fittonia, Calathea, dan pakis, perlu mendapatkan perlakuan khusus. Selama cuaca panas, semprot daun secara berkala atau letakkan tanaman pada nampan berisi kerikil dan air. Cara ini menciptakan iklim mikro yang lebih lembap sehingga tanaman tetap segar.
ADVERTISEMENT

7. Waspada terhadap Hama dan Penyakit

Suhu panas dapat membuat tanaman lebih rentan terhadap hama dan penyakit. Periksa tanaman secara teratur untuk melihat tanda-tanda masalah. Segera ambil tindakan jika melihat adanya masalah. Penanganan cepat dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada tanaman.

8. Hindari Penanaman Kembali

Hindari memindahkan tanaman ke pot baru selama cuaca sedang panas-panasnya. Hal ini hanya akan memperburuk stres pada tanaman karena tidak mampu mengatasi panas. Tunda replanting sampai cuaca kembali normal.

9. Kenali Tanda Stres karena Panas

Waspadai gejala stres pada tanaman selama musim panas, seperti daun layu, muncul bintik cokelat atau kuning akibat sengatan matahari, bunga yang rontok, atau daun menguning. Dengan mengenali tanda-tanda ini lebih awal, dapat membantu melakukan tindakan penyelamatan.
ADVERTISEMENT
(SA)