Konten dari Pengguna

Apa Itu Karang Laut? Ini Definisi, Jenis, dan Perannya bagi Kehidupan

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasil karang laut. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasil karang laut. Foto: Unsplash

Jika diperhatikan sekilas, karang laut (coral) sering tampak seperti tumbuhan berwarna-warni yang menempel pada bebatuan di dasar laut. Namun, anggapan tersebut keliru, karena karang laut sebenarnya merupakan hewan laut. Untuk memahami lebih jauh apa itu karang laut, simak pembahasan lengkap di bawah ini mengenai pengertian, jenis-jenis, karakteristik, serta fungsinya bagi kehidupan akuatik.

Daftar isi

1. Definisi Karang Laut

Karang laut terbentuk dari organisme kecil yang disebut polip. Menurut laman Great Barrier Reef Foundation, karang laut merupakan hewan invertebrata yang termasuk dalam filum Cnidaria dan kelas Anthozoa. sehingga berkerabat dekat dengan ubur-ubur dan anemon laut.

Di laut, karang dapat hidup sebagai polip tunggal atau membentuk koloni yang terdiri dari ratusan hingga ratusan ribu polip. Polip-polip ini tumbuh bersama dan saling terhubung satu sama lain. Struktur karang dalam skala besar inilah yang dikenal sebagai terumbu karang (coral reefs).

2. Jenis-jenis Karang Laut

Berdasarkan penjelasan dari laman Blue Corner Marine Research, karang laut dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu karang keras dan karang lunak.

  • Karang Keras (Hard Corals): Dikenal juga sebagai karang batu, karena menghasilkan kerangka eksternal yang kaku dari kalsium karbonat (CaCO₃). Setiap generasi karang akan membangun kerangka baru di atas sisa kerangka generasi sebelumnya. Proses inilah yang dalam jangka panjang membentuk terumbu karang yang tampak seperti batu.

  • Karang Lunak (Soft Corals): Meliputi kipas laut (sea fans), bulu laut (sea feathers), dan cambuk laut (sea whips). Berbeda dengan karang keras, karang lunak tidak memiliki kerangka batu. Sebagai gantinya, mereka memiliki inti menyerupai kayu sebagai penyangga, serta lapisan luar berdaging yang berfungsi sebagai perlindungan.

3. Karakteristik Karang Laut

Karang laut memiliki beragam bentuk, ukuran, dan warna. Berikut beberapa karakteristik utamanya yang dirangkum dari laman Royal Museums Greenwich:

  • Memiliki struktur tubuh dasar berbentuk tabung dengan satu lubang mulut yang dikelilingi tentakel penyengat. Tentakel ini berfungsi untuk menangkap mangsa dan melindungi diri dari predator.

  • Warna karang sangat beragam, mulai dari merah, ungu, hingga biru, meskipun warna cokelat dan hijau merupakan yang paling umum.

  • Karang dapat bereproduksi secara seksual maupun aseksual.

  • Terumbu karang ditemukan di hampir seluruh samudra di dunia, tetapi paling banyak berkembang di perairan tropis.

4. Cara Karang Laut Mendapatkan Makanan

Sebagian besar karang laut hidup bersimbiosis dengan alga mikroskopis bernama zooxanthellae yang berada di dalam jaringan tubuhnya. Menurut laman Monterey Bay Aquarium, zooxanthellae menyediakan oksigen dan nutrisi hasil fotosintesis bagi karang, sementara karang menyuplai karbon dioksida serta tempat hidup yang aman bagi alga. Pigmen dan klorofil dari alga ini juga berperan memberi warna alami pada karang laut.

Selain itu, karang memperoleh makanan dengan menangkap mangsa hidup, seperti zooplankton hingga ikan kecil. Mengutip laman NOAA’s National Ocean Service, karang menggunakan tentakelnya yang dilengkapi sel penyengat bernama nematocyst untuk melumpuhkan mangsa sebelum memasukkannya ke dalam mulut. Setelah dicerna, sisa makanan dikeluarkan melalui lubang yang sama.

5. Fungsi Karang Laut Bagi Ekosistem

Karang laut membentuk ekosistem yang sangat kompleks. Terumbu karang menjadi habitat alami bagi beragam organisme laut, mulai dari alga mikroskopis hingga ikan dan berbagai jenis invertebrata. Bagi penghuninya, terumbu karang berfungsi sebagai tempat perlindungan, sumber makanan, sekaligus lokasi berkembang biak.

Baca Juga: Peran Fitoplankton di Laut yang Mendukung Kehidupan Akutik

(SA)