Konten dari Pengguna

Cara Membersihkan Telinga Anak Kucing dengan Aman dan Nyaman

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
2 Juli 2025 16:30 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Cara Membersihkan Telinga Anak Kucing dengan Aman dan Nyaman
Cara membersihkan telinga anak kucing harus dilakukan dengan agar tidak menimbulkan infeksi atau peradangan. Simak tips selengkapnya dalam artikel ini.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi anak kucing. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak kucing. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Telinga anak kucing yang terlihat kotor bisa dibersihkan oleh adopter di rumah. Anda cukup mengikuti cara membersihkan telinga anak kucing yang dikutip dari PetMD berikut ini:
ADVERTISEMENT

Bolehkah Membersihkan Telinga Kucing Menggunakan Kapas?

Jangan menggunakan kapas untuk membersihkan telinga kucing. Sebab, hal itu justru dapat mendorong kotoran semakin masuk ke dalam dan berisiko merusak gendang telinga kucing.
ADVERTISEMENT

Seberapa Sering Membersihkan Telinga Anak Kucing?

Dikutip dari laman Hills Pet, telinga anak kucing tidak perlu rutin dibersihkan. Bahkan, kebanyakan anak kucing sebenarnya tidak perlu dibersihkan telinganya, karena mereka pandai grooming atau merawat diri sendiri.
Membersihkan telinga kucing hanya perlu dilakukan ketika kotoran sudah terlihat dengan jelas. Dengan begitu, mereka bisa terhindar dari infeksi atau peradangan telinga.

Penyebab Infeksi Telinga pada Kucing

Mengutip laman WebMD, berikut beberapa penyebab infeksi telinga pada kucing:
ADVERTISEMENT

Tanda-Tanda Infeksi Telinga pada Kucing

Tanda-tanda infeksi telinga pada kucing yang harus diwaspadai adopter adalah sebagai berikut:
Ilustrasi Tanda-Tanda Infeksi Telinga pada Kucing.

Apakah Boleh Membersihkan Telinga Kucing yang Infeksi?

Jangan pernah membersihkan telinga kucing yang menunjukkan tanda-tanda infeksi. Yang perlu dilakukan adalah membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan.
Dokter hewan akan menentukan penyebab infeksi telinga anak kucing. Jika karena bakteri atau jamur, dokter akan mengobatinya menggunakan anti parasit, anti jamur, atau antibiotik. Semuanya tersedia dalam bentuk salep atau obat tetes telinga.
ADVERTISEMENT

Kesimpulan