Cara Membersihkan Telinga Anak Kucing dengan Aman dan Nyaman

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telinga anak kucing yang terlihat kotor bisa dibersihkan oleh adopter di rumah. Anda cukup mengikuti cara membersihkan telinga anak kucing yang dikutip dari PetMD berikut ini:
Temukan area dan posisi yang nyaman untuk Anda dan anak kucing.
Bungkus anak kucing dengan handuk agar mereka merasa lebih nyaman.
Masukkan cairan pembersihan yang telah disetujui dokter hewan ke dalam telinga anak kucing.
Pijat pangkal telinga anak kucing selama beberapa detik, kemudian biarkan ia menggoyangkan kepalanya untuk mengeluarkan kotoran dan sisa cairan pembersih.
Setelah kotorannya keluar, seka telinga anak kucing dengan perlahan menggunakan kapas atau kain kasa.
Berikan makanan pada anak kucing agar mereka mengasosiasikan kegiatan membersihkan telinga dengan hal yang disukai. Lihat rekomendasi makanan anak kucing dalam artikel ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Bolehkah Membersihkan Telinga Kucing Menggunakan Kapas?
Jangan menggunakan kapas untuk membersihkan telinga kucing. Sebab, hal itu justru dapat mendorong kotoran semakin masuk ke dalam dan berisiko merusak gendang telinga kucing.
Seberapa Sering Membersihkan Telinga Anak Kucing?
Dikutip dari laman Hills Pet, telinga anak kucing tidak perlu rutin dibersihkan. Bahkan, kebanyakan anak kucing sebenarnya tidak perlu dibersihkan telinganya, karena mereka pandai grooming atau merawat diri sendiri.
Membersihkan telinga kucing hanya perlu dilakukan ketika kotoran sudah terlihat dengan jelas. Dengan begitu, mereka bisa terhindar dari infeksi atau peradangan telinga.
Penyebab Infeksi Telinga pada Kucing
Mengutip laman WebMD, berikut beberapa penyebab infeksi telinga pada kucing:
Pertumbuhan bakteri, jamur, atau kotoran yang berlebihan di liang telinga.
Bulu yang tumbuh tebal di liang telinga.
Alergi terhadap makanan atau serbuk sari tanaman tertentu.
Mengidap penyakit autoimun.
Ada tumor atau polip di dalam liang telinga.
Gendang telinga pecah.
Cara membersihkan telinga yang tidak tepat.
Masuknya benda asing seperti rumput ke dalam liang telinga.
Iritasi karena lingkungan.
Penyakit diabetes melitus.
Penyakit yang menekan sistem kekebalan atau virus leukemia kucing.
Tanda-Tanda Infeksi Telinga pada Kucing
Tanda-tanda infeksi telinga pada kucing yang harus diwaspadai adopter adalah sebagai berikut:
Keluarnya cairan berwarna hitam atau kekuningan dari telinga.
Kemerahan atau pembengkakan pada daun atau liang telinga.
Penumpukan cairan putih seperti lilin di liang telinga.
Bau menyengat.
Kehilangan kemampuan mendengar.
Kehilangan keseimbangan atau disorientasi.
Apakah Boleh Membersihkan Telinga Kucing yang Infeksi?
Jangan pernah membersihkan telinga kucing yang menunjukkan tanda-tanda infeksi. Yang perlu dilakukan adalah membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan.
Dokter hewan akan menentukan penyebab infeksi telinga anak kucing. Jika karena bakteri atau jamur, dokter akan mengobatinya menggunakan anti parasit, anti jamur, atau antibiotik. Semuanya tersedia dalam bentuk salep atau obat tetes telinga.
Baca Juga: Penyebab Mata Anak Kucing Berair yang Perlu Diwaspadai
Kesimpulan
Telinga kucing yang terlihat kotor bisa dibersihkan menggunakan cairan pembersih khusus.
Jangan menggunakan kapas untuk membersihkan telinga kucing karena dapat mendorong kotoran semakin masuk ke dalam liang telinga.
Telinga anak kucing tidak perlu rutin dibersihkan karena mereka bisa membersihkan diri sendiri.
Penumpukan kotoran bisa menyebabkan infeksi telinga pada kucing.
Keluarnya cairan berwarna hitam atau kekuningan dari telinga anak kucing merupakan salah satu tanda infeksi.
Jika melihat tanda infeksi pada telinga kucing, jangan dibersihkan dan segera bawa ke dokter.
