Ciri-Ciri Air Sumur yang Tidak Layak Konsumsi, Waspadai Sebelum Terlambat!

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kualitas air sumur sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Namun, tidak semua air sumur aman untuk dikonsumsi karena berbagai faktor kontaminasi. Mengenali ciri-ciri air sumur yang tidak layak konsumsi dapat membantu mencegah risiko kesehatan serius. Artikel ini memberitahukan beberapa tanda utama air sumur yang tidak aman berdasarkan sumber penelitian yang terpercaya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Warna, Bau, dan Rasa yang Tidak Biasa
Salah satu indikasi paling mudah dikenali dari air sumur yang tercemar adalah perubahan warna menjadi keruh, kuning, coklat, atau bahkan kehijauan akibat kontaminasi logam berat dan mikroorganisme.
Jurnal Characteristics, water quality index and human health risk oleh M. Qasemi menyebutkan bahwa air yang mengandung zat besi tinggi akan meninggalkan endapan berwarna merah atau coklat pada pipa dan peralatan rumah.
Selain itu, bau busuk seperti bau tanah atau bau logam tajam menunjukkan adanya kontaminasi bahan organik dan bakteri. Rasanya juga bisa berubah menjadi pahit, asam, atau logam, yang menunjukkan kualitas air buruk dan potensi bahaya bagi konsumsi manusia.
Kandungan Mikroorganisme dan Kadar Logam Berat
Air sumur menjadi tidak layak konsumsi jika mengandung bakteri patogen seperti total koliform dan E. coli yang dapat menyebabkan penyakit usus.
L. Latheef menerangkan dalam jurnal penelitiannya yang bertajuk Well Water Quality Analysis, banyak sampel air sumur yang tercemar mikroba berbahaya akibat pencemaran limbah domestik atau pertanian. Selain bakteri, kehadiran logam berat seperti arsen, merkuri, dan timbal juga berpotensi memicu kerusakan organ vital.
National Institutes of Health (NIH) turut menambahkan, paparan jangka panjang terhadap arsenik dalam air sumur meningkatkan risiko kanker dan gangguan kesehatan lainnya.
Parameter Fisik dan Kimia Air Sumur yang Memburuk
Air sumur dengan parameter fisik dan kimia yang tidak memenuhi standar kualitas biasanya sukar dikenali tanpa pengujian laboratorium, namun perubahan tertentu dapat diamati sehari-hari.
Dalam jurnal Water Quality Index and Human Health Risk Assessment karya Nawaz dijelaskan bahwa nilai pH yang ekstrim (terlalu asam atau basa), total padatan terlarut (TDS) yang tinggi, dan kekeruhan yang signifikan merupakan ciri buruk kualitas air.
Total hardness atau kekerasan air yang sangat tinggi juga bisa mengindikasikan kontaminasi mineral berlebih, serta mengakibatkan gangguan pada peralatan rumah tangga.
Sumber Kontaminasi dan Pencegahan
Menurut jurnal berjudul Identification of Groundwater Contamination yang diterbitkan MDPI, sumber utama kontaminasi air sumur meliputi limbah domestik, pestisida dari pertanian, serta infiltrasi air limbah industri. Kondisi sumur yang tidak tertutup rapat atau berdekatan dengan lubang pembuangan limbah juga meningkatkan risiko pencemaran.
Untuk menjaga air sumur tetap layak konsumsi, perawatan rutin, pengetesan berkala, serta perlindungan kawasan sekitar sumur sangat dianjurkan sebagaimana diterangkan World Health Organization (WHO).
Baca juga: Ciri-Ciri Air yang Mengandung Zat Besi Tinggi untuk Kesehatan Tubuh
(NDA)
