Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Bayi Mau Tengkurap dan Tips Mendukung Perkembangannya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bayi dalam posisi tengkurap. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi dalam posisi tengkurap. Foto: Pexels

Bayi umumnya mulai belajar tengkurap pada usia 3–6 bulan. Namun, setiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda. Oleh karena itu, banyak orang tua sering kali bingung mengenali ciri-ciri bayi mau tengkurap. Artikel ini akan membantu Anda memahami tanda-tanda tersebut dan tips untuk mendukung perkembangan bayi secara tepat.

Daftar isi

1. Mulai Sering Mengangkat Kepala saat Telentang

Salah satu ciri paling awal bayi mau tengkurap adalah ia mulai sering mengangkat kepalanya saat telentang. Cleveland Clinic menerangkan bahwa gerakan ini menandakan otot leher dan punggung atas bayi mulai kuat. Anda mungkin melihat si kecil berusaha memiringkan kepalanya ke kanan atau kiri sebagai bentuk eksplorasi awal.

2. Bayi Mulai Memutar Tubuhnya ke Satu Sisi

Ciri-ciri bayi mau tengkurap berikutnya adalah kemampuannya memutar tubuh ke salah satu sisi, baik dari posisi telentang ke samping atau sebaliknya. Menurut NHS UK, gerakan ini biasanya dilakukan secara spontan saat bayi bermain dan mencoba menggapai sesuatu di dekatnya.

3. Sering Mengayunkan Kaki dan Lengan Bersamaan

Lovevery juga menyarankan untuk memperhatikan apakah bayi Anda mulai aktif menggerakkan tangan dan kaki secara bersamaan, seperti ingin menggulingkan tubuh. Ini merupakan upaya awal bayi untuk mendapatkan momentum agar bisa berguling dan akhirnya tengkurap.

4. Terlihat Gelisah atau Frustrasi saat Terlentang

Jika bayi terlihat tidak nyaman saat terus-terusan telentang, itu bisa jadi karena ia ingin mencoba posisi baru. Medical News Today memberitahukan bahwa gelagat seperti merengek atau tampak frustrasi merupakan sinyal bahwa bayi ingin berubah posisi, termasuk ke posisi tengkurap.

5. Mencoba Menggapai Mainan dari Posisi Telentang

Happiest Baby memberitahukan ciri lain yang menunjukkan bayi mulai ingin tengkurap adalah keinginannya untuk menggapai mainan yang diletakkan di sampingnya. Dalam proses mencoba meraih benda, bayi secara naluriah akan memutar badannya, yang bisa mengarah ke posisi tengkurap.

6. Leher dan Lengan Tampak Lebih Kuat

Jika saat tummy time bayi sudah bisa menahan kepala lebih tegak dan menumpu pada lengan dengan stabil, itu menandakan otot tubuh bagian atas sudah cukup kuat untuk tengkurap sendiri. Menurut Healthy Children, ini adalah fase penting sebelum bayi bisa membalikkan tubuhnya secara penuh.

7. Sering Melengkungkan Punggung atau Menekan Lantai

Dijelaskan pula oleh Parents bahwa Kadang bayi menunjukkan keinginan untuk tengkurap dengan cara menekan kaki ke bawah dan mendorong tubuhnya. Beberapa bayi juga terlihat melengkungkan punggung sebagai cara eksplorasi gerakan tubuh.

8. Tips Melatih Bayi Agar Cepat Bisa Tengkurap

Jika Anda melihat ciri-ciri bayi mau tengkurap, Anda bisa mulai memberi stimulasi ringan agar kemampuan ini cepat berkembang. Berikut tips yang bisa Anda coba dari Pathways:

  • Berikan tummy time secara rutin sejak usia 1 bulan, dimulai dari 1–2 menit lalu ditingkatkan perlahan.

  • Gunakan mainan berwarna cerah atau cermin kecil untuk menarik perhatian bayi saat tummy time.

  • Letakkan bayi di atas permukaan yang rata dan aman, seperti alas empuk atau playmat.

  • Berinteraksi langsung dengan bayi saat tummy time agar ia merasa nyaman dan termotivasi.

Baca juga: Cara Menenangkan Bayi Rewel di Malam Hari yang Efektif

(NDA)