Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Pohon yang Mampu Menyerap Banyak Karbon Dioksida

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
25 November 2025 13:52 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Ciri-Ciri Pohon yang Mampu Menyerap Banyak Karbon Dioksida
Salah satu ciri-ciri pohon yang mampu menyerap karbon dioksida yakni memiliki daun lebar. Berikut penjelasan lengkapnya.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi ciri-ciri pohon yang mampu menyerap karbon dioksida. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri pohon yang mampu menyerap karbon dioksida. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Pohon memiliki peranan penting dalam menyerap karbon dioksida (CO2) sehingga membantu mengurangi dampak pemanasan global. Namun, tidak semua pohon memiliki kemampuan yang sama dalam menyerap CO2. Ada karakteristik khusus yang membedakan pohon yang mampu menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar dari pohon biasa. Artikel ini akan mengulas ciri-ciri pohon yang mampu menyerap karbon dioksida, lengkap dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan penyerapannya.
ADVERTISEMENT

Ukuran dan Luas Daun yang Besar

Salah satu ciri utama pohon penyerap karbon tinggi adalah memiliki ukuran daun yang besar dan luas permukaan daun yang besar pula. Dalam jurnal Analisis Kemampuan Jenis Pohon Dalam Mereduksi Emisi Karbon Dioksida oleh Dahlan dijelaskan bahwa luas daun yang besar memungkinkan proses fotosintesis berlangsung lebih optimal karena pohon dapat menyerap lebih banyak CO2 dari udara.
Contoh pohon yang memiliki luas daun besar dan daya serap tinggi adalah pohon Trembesi (Samanea saman) yang mampu menyerap sekitar 28.488 kg CO2 per tahun per pohon.

Pertumbuhan Pohon Cepat

Pohon dengan pertumbuhan cepat juga cenderung lebih efisien dalam menyerap karbon dioksida karena mereka aktif melakukan fotosintesis dan membentuk biomassa lebih banyak setiap waktu.
ADVERTISEMENT
Mengutip buku Estimasi Simpanan Karbon pada Tegakan Pohon oleh Eka Susanti, fase pertumbuhan tanaman yang masih muda dengan pertumbuhan pesat akan menyerap karbon lebih banyak dibandingkan pohon yang sudah tua dan pertumbuhannya melambat.

Sistem Perakaran dan Kualitas Kayu

Selain faktor daun dan pertumbuhan, sistem perakaran yang kuat dan dalam juga memengaruhi kemampuan pohon menyerap karbon. Jurnal Perhitungan Simpanan Karbon Atas Permukaan di Hutan karya Yuningsih mengemukakan bahwa akar yang sehat dan masuk ke dalam tanah dapat mendukung stabilitas pohon untuk penyimpanan biomassa yang lebih besar.
Jenis pohon kayu keras seperti mahoni dan jati juga memiliki kemampuan menyimpan karbon lebih besar karena massa kayunya yang padat dan tahan lama.
ADVERTISEMENT

Toleransi Terhadap Lingkungan dan Kondisi Iklim

Pohon yang mampu bertahan dan tumbuh baik di berbagai kondisi lingkungan, khususnya di lingkungan dengan curah hujan tinggi dan suhu stabil, memiliki kemampuan menyerap CO2 yang lebih baik.
Faktor iklim seperti suhu, kelembapan udara, dan intensitas cahaya sangat berpengaruh pada proses fotosintesis yang menentukan jumlah karbon yang dapat diserap.
Menurut hasil studi bertajuk Analisis Serapan Karbon Dioksida sebagai Penyedia Jasa Lingkungan di Ruang Terbuka Hijau Taman Hutan Klorofil Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Indonesia yang dilakukan Anggi Dwiki Reza, dkk disebutkan bahwa pohon yang berada pada lokasi dengan iklim mikro yang stabil dan tanah subur mampu menyerap karbon hingga puluhan ton per tahun.
ADVERTISEMENT

Contoh Pohon dengan Kemampuan Penyerap Karbon Tinggi

Berdasarkan hasil kajian Endes N. Dahlan dalam jurnalnya yang berjudul Analisis Kemampuan Jenis Pohon Dalam Mereduksi Emisi Karbon Dioksida, beberapa jenis pohon yang dikenal memiliki kemampuan serap karbon tinggi antara lain:
(NDA)