Ciri-Ciri Proses Difusi dalam Kehidupan Sehari-hari

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Difusi merupakan proses perpindahan partikel zat, baik melewati membran sel maupun tidak, dari daerah dengan konsentrasi tinggi menuju daerah dengan konsentrasi rendah. Ciri-ciri proses difusi dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal penting untuk dipahami karena proses ini berperan dalam berbagai hal di sekitar. Simak penjelasan berikut mengenai sifat proses difusi yang bisa dipelajari.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Terjadi Akibat Perbedaan Konsenterasi
Ciri utama difusi adalah adanya perbedaan konsentrasi antara dua daerah. Partikel zat selalu bergerak dari daerah dengan konsentrasi tinggi menuju daerah dengan konsentrasi rendah untuk mencapai kesetimbangan, baik melalui membran sel maupun tidak.
2. Tidak Memerlukan Energi dari Luar
Menurut buku Ensiklopedia Rumus Biologi SMA Kelas 1, 2, 3 karya Basyit Badriah, proses difusi bersifat pasif, artinya perpindahan molekul atau ion tidak memerlukan energi (ATP). Partikel bergerak mengikuti gradien konsentrasi karena adanya perbedaan konsenterasi zat atau larutan di dua wilayah yang berbeda. Energi yang digunakan dalam proses ini berasal dari energi kinetik alami akibat pergerakan partikel.
3. Bersifat Spontan
Difusi berlangsung secara spontan tanpa bantuan tenaga luar. Molekul zat akan terus bergerak hingga kerapatannya merata di seluruh ruang. Misalnya, ketika setetes parfum disemprotkan ke udara, aromanya akan menyebar ke seluruh ruangan tanpa perlu bantuan angin.
4. Kecepatan Difusi Dipengaruhi oleh Ukuran dan Masa Partikel
Menurut laman Biology Reader, agar difusi dapat terjadi, harus ada gradien konsentrasi antara dua daerah. Laju difusi bergantung pada ukuran dan massa partikel. Semakin kecil suatu partikel, semakin cepat ia berdifusi. Sebaliknya, partikel besar membutuhkan waktu lebih lama untuk berpindah.
5. Dapat Terjadi pada Zat Padat, Cair, dan Gas
Difusi tidak terbatas pada satu bentuk materi saja. Proses ini bisa terjadi pada benda gas, cairan, bahkan padat dengan kecepatan yang berbeda-beda.
Pada gas, difusi berlangsung sangat cepat. Misalnya, saat aroma parfum atau semprotan ruangan menyebar merata di udara.
Pada cairan, difusi berjalan lebih lambat. Hal ini terlihat saat krim ditambahkan ke dalam kopi panas, atau teh celup yang perlahan mewarnai air panas.
Pada padatan, proses ini berjalan sangat lambat. Contohnya, saat merendam buah dalam larutan gula untuk membuat manisan.
6. Jenis-Jenis Difusi
Dalam buku Teori Dasar dan Implementasi Perkembangan Biologi Sel dan Molekuler karya Anna Yuliana dan Mochamad Fathurohman, difusi yang terjadi melalui membran dibagi menjadi dua jenis:
Difusi Sederhana: Perpindahan molekul atau ion melewati membran sel tanpa bantuan protein pembawa (carrier protein). Kecepatannya ditentukan oleh ukuran, jumlah, dan kecepatan gerak molekul tersebut.
Difusi Terbantu: Perpindahan molekul tetap terjadi dari daerah berkonsentrasi tinggi ke rendah, namun prosesnya melibatkan protein pembawa pada membran sel. Protein ini berperan membantu zat yang sukar menembus membran agar tetap dapat berdifusi dengan efisien.
Baca Juga: Ciri-Ciri Gaya Gesek dalam Aktivitas Sehari-hari yang Umum
(SA)
