Konten dari Pengguna

Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis pada Tumbuhan dan Hewan

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi keanekaragaman hayati tingkat jenis. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keanekaragaman hayati tingkat jenis. Foto: Unsplash

Keanekaragaman hayati pada tingkat jenis menunjukkan variasi makhluk hidup yang berbeda antarcspesies dalam suatu lingkungan. Contoh keanekaragaman jenis dapat ditemukan pada kelompok organisme, baik tumbuhan, hewan, maupun mikroba, yang masih berada dalam genus atau famili yang sama. Simak pembahasan pada artikel berikut mengenai contoh yang bisa ditemui di alam sekitar.

Daftar isi

1. Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis pada Tumbuhan

Mengutip buku berjudul Buku Ajar Ilmu Alamiah Dasar karya Rahmatiyah dkk, beberapa contoh keanekaragaman tingkat spesies pada tumbuhan antara lain:

  • Genus Citrus: jeruk bali (Citrus maxima), jeruk nipis (Citrus aurantifolia), dan jeruk manis (Citrus nobilis).

  • Genus Musa: pisang buah (Musa paradisiaca) dan pisang serat (Musa textilis).

  • Famili Poaceae: padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), dan alang-alang (Imperata cylindrica).

  • Famili Zingiberaceae: kunyit (Curcuma domestica) dan jahe (Zingiber officinale).

  • Famili Palmae: kelapa (Cocos nucifera), aren (Aranga pinnata), dan pinang (Areca catechu).

2. Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis pada Hewan

Beberapa contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis pada hewan antara lain:

  • Genus Felis: kucing leopard (Felis bengalensis), kucing rumahan (Felis silvestris), dan kucing hutan (Felis chaus).

  • Genus Bos: sapi terpunuk (Bos indicus), sapi potong dan perah di Eropa (Bos taurus), serta sapi asli Indonesia (Bos sondaicus).

  • Famili Bovidae: sapi (Bos) dan kerbau (Bubalus).

  • Famili Canidae: serigala (Canis) dan rubah (Lycalopex)

3. Manfaat Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis

Menurut laman U.S. Environmental Protection Agency, keanekaragaman hayati tingkat jenis memberikan banyak manfaat pada kehidupan manusia, di antaranya:

  • Merekayasa varietas baru, yang memungkinkan munculnya spesies tanaman atau hewan unggul.

  • Pemuliaan tanaman dan hewan yang tergantung keberagaman unit-unit dalam suatu spesies.

  • Menjamin pasokan pangan lebih stabil bagi organisme di berbagai tingkatan dan jaring makanan terdukung dengan baik.

  • Menyediakan sumber pangan beragam dari tanaman pangan, ternak, dan spesies laut.

  • Bermanfaat sebagai sumber penyerbuk tanaman obat, dan organisme lain yang berkontribusi besar terhadap kesejahteraan manusia.

  • Menawarkan nilai estetika, rekreasi, budaya, dan nilai-nilai lainnya.

  • Dapat menjadi sumber ekonomi, dari perdagangan hasil laut, pertanian, hingga pariwisata alam.

4. Ancaman Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis

Keanekaragaman spesies saat ini menghadapi berbagai ancaman serius, mulai dari hilangnya habitat akibat deforestasi dan perluasan pertanian yang menurunkan populasi spesies, hingga dampak perubahan iklim yang memicu pergeseran habitat, peningkatan suhu, serta gangguan pada ekosistem.

Selain itu, pemisahan habitat membuat spesies terisolasi dan sulit berkembang biak sehingga ekosistem rentan terganggu, sementara polusi semakin memperburuk keadaan dengan merusak ekosistem dan berbahaya bagi sebagian besar spesies.

Baca Juga: 7 Ciri-Ciri Pola Pertanian Tradisional Nusantara yang Berbeda dengan Era Modern

(SA)