Konten dari Pengguna

Fungsi Asam Nukleat dalam Kehidupan Organisme

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi asam nukleat. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi asam nukleat. Foto: Unsplash

Asam nukleat adalah molekul besar yang berperan penting dalam semua sel organisme maupun sel virus. Fungsi asam nukleat yang utama adalah menyimpan informasi genetik dan menurunkannya kepada keturunan. Untuk lebih memahami lebih jelas, simak pembahasan berikut mengenai peran asam nukleat dalam kehidupan.

Daftar isi

1. Penyimpanan Informasi Genetik

Dalam buku Biologi Dasar karya Muh. Ichsan Haris dkk, dijelaskan bahwa asam nukleat berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi genetik. Informasi tersebut tersimpan dalam DNA, yang kemudian diterjemahkan menjadi protein melalui proses transkripsi dan translasi. Protein inilah yang menjalankan berbagai aktivitas penting untuk perkembangan dan fungsi organisme.

2. Replikasi dan Pewarisan

Selain menyimpan informasi, asam nukleat juga berperan dalam mewariskan informasi genetik ke generasi berikutnya. Ketika sel membelah, DNA mengalami proses replikasi sehingga salinannya dapat diturunkan dari sel induk ke sel anak.

3. Sintesis Protein

Asam nukleat berperan dalam proses transkripsi dan translasi untuk sintesis protein, terutama RNA. Ada beberapa jenis RNA dengan fungsi berbeda, antara lain:

  • mRNA (messenger RNA): membawa informasi genetik dari DNA ke ribosom untuk translasi.

  • tRNA (transfer RNA): membawa asam amino ke ribosom selama proses translasi.

  • rRNA (ribosomal RNA): komponen utama ribosom yang membantu katalis sintesis protein.

4. Regulasi Seluler

Selain menyimpan dan menyalurkan informasi, asam nukleat juga berfungsi mengatur aktivitas sel. Beberapa jenis RNA berperan dalam regulasi gen dan aktivitas enzim, sehingga sel dapat bekerja sesuai kebutuhan.

5. Proses Aliran Informasi Genetik pada Sel

Mengutip buku berjudul DNA Struktur dan Fungsi oleh Afaf Baktir, proses aliran informasi geentik yang terjadi dalam asam nukleat antara lain sebagai berikut.

  • Seluruh jenis RNA disintesis oleh enzim RNA polimerase melalui proses transkripsi, yaitu pemindahan instruksi dari DNA ke molekul RNA.

  • Hasil transkripsi bisa berupa mRNA, tRNA, maupun sRNA.

  • Jika yang dihasilkan adalah mRNA, maka proses berlanjut ke tahap translasi, yaitu penyusunan protein berdasarkan instruksi yang dibawa oleh mRNA.

6. Jenis Utama Asam Nukleat

Mengutip laman News Medical, secara umum terdapat dua jenis utama asam nukleat yang memiliki peran berbeda dalam sel organisme, yaitu:

  • DNA (Deoxyribonucleic Acid): berfungsi menyimpan dan mengkode informasi genetik dalam tubuh. DNA disebut sebagai cetak biru kehidupan karena menjadi materi genetik utama pada semua organisme, mulai dari bakteri bersel tunggal hingga mamalia multiseluler.

  • RNA (Ribonucleic Acid): berperan penting dalam proses sintesis protein serta mengatur ekspresi informasi genetik yang tersimpan di dalam DNA. RNA juga menjadi pembawa informasi genetik pada beberapa jenis virus.

Baca Juga: Sejarah Penemuan Virus di Dunia dan Tokoh Penting di Baliknya

(SA)