Konten dari Pengguna

Gejala Parvo pada Anak Anjing yang Harus Dipahami Adopter

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Anjing. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anjing. Foto: Shutter Stock

Canine parvovirus (CPV) atau parvo adalah virus mematikan yang kerap menyerang anak anjing yang belum divaksinasi. Gejala parvo pada anak anjing biasanya muncul secara bertahap, seperti yang dijelaskan dalam laman PetMD berikut ini:

  • Lesu

  • Nafsu makan berkurang

  • Demam

Saat virus mulai berkembang, anak anjing biasanya mulai mengalami sakit perut. muntah, dan diare. Apabila virus semakin menguasai tubuh anak anjing, dampaknya adalah berikut ini:

  • Lemas hingga tak dapat bergerak

  • Detak jantung tinggi

  • Kesulitan bernafas

  • Jumlah sel darah putih rendah

  • Hipotermia

  • Hipoglikemik

Daftar isi

Apa Itu Parvovirus pada Anjing?

Merujuk laman American Kennel Club, canine parvovirus adalah virus menular yang menyebabkan penyakit mematikan pada anjing. Virus ini menyerang sel-sel tubuh yang membelah dengan cepat, yakni saluran usus dan lambung.

Pada anak anjing, parvovirus juga bisa menyerang sumsum tulang dan jaringan limfopoitik. Dalam beberapa kasus, virus mematikan ini bisa sampai memengaruhi jantung.

Bagaimana Penularan Parvovirus pada Anjing?

Parvovirus dapat menyebar lewat kontak langsung dengan benda-benda berikut ini:

  • Feses anjing yang terinfeksi.

  • Bulu atau kaki anjing yang terinfeksi.

  • Benda yang terinfeksi parvovirus, seperti tanah, kandang, pakaian, tangan manusia, tali kekang anjing, dan sejenisnya.

Parvovirus dapat bertahan hidup di lingkungan anjing selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Tak hanya itu, virus ini juga resisten terhadap banyak jenis disinfektan.

Cara Mengobati Parvovirus Anjing

Anjing yang terjangkit parvovirus tidak bisa diobati sendiri di rumah. Mereka harus segera dapat perawatan intensif dari dokter hewan untuk mengatasi berbagai gejala yang muncul, seperti diare, mual, nyeri, dan sebagainya.

Di klinik, anjing akan dijaga agar selalu hangat, diberikan nutrisi yang sesuai, dan obat yang mereka butuhkan. Mereka akan dipantau setiap hari untuk melihat perkembangan dan memperkirakan peluang bertahan hidupnya.

Cara Mencegah Parvovirus Anjing

Ilustrasi Cara Mencegah Parvovirus Anjing.

Mengutip laman American Veterinary Medical Association, parvo adalah virus yang dapat dicegah menggunakan vaksin. Jadi, penting untuk melengkapi vaksin parvo anjing sedini mungkin. Baca urutan vaksin anak anjing yang tepat dalam artikel ini.

Selain itu, jangan biarkan anak anjing berinteraksi dengan anjing yang belum divaksin parvo. Pastikan pula untuk selalu membersihkan kotoran anjing dengan rutin dan benar.

Bisakah Manusia Tertular Parvovirus Anjing?

Parvovirus anjing tidak bisa menularkan manusia karena bersifat khusus untuk setiap spesies. Parvovirus anjing hanya akan menular ke sesama anjing.

Manusia memiliki virus parvo versinya sendiri yang mudah menyebar, yakni parvovirus B19. Meski begitu, disarankan tetap berhati-hati dan gunakan alat pelindung diri saat berinteraksi dengan anjing yang telah terdiagnosa terserang parvovirus.

Baca Juga: Gejala Rabies pada Manusia yang Harus Diketahui Sejak Dini

Kesimpulan

  • Parvo atau canine parvovirus (CPV) merupakan virus mematikan yang menyerang sel-sel tubuh anjing.

  • Parvovirus bersifat menular melalui feses anjing atau permukaan benda yang terkontaminasi.

  • Hipotermia dan hipoglikemik adalah beberapa gejala parvovirus pada anak anjing.

  • Parvovirus dapat bertahan hidup di lingkungan anjing selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

  • Anjing yang terjangkit parvovirus tidak bisa diobati di rumah. Mereka harus segera dapat perawatan intensif dari dokter hewan.

  • Parvovirus dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi lengkap.

  • Parvovirus anjing tidak bisa menular ke manusia, karena virus ini bersifat khusus untuk setiap spesies.