Konten dari Pengguna

Jadwal MPASI Bayi 6 Bulan yang Ideal agar Mendapat Nutrisi Seimbang

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi memberi MPASI bayi 6 bulan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memberi MPASI bayi 6 bulan. Foto: Pexels

Memasuki usia 6 bulan, bayi biasanya mulai siap untuk mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Di tahap ini, MPASI bukan hanya soal mengenalkan makanan padat, tetapi juga membentuk kebiasaan makan yang baik sejak dini.

Maka dari itu, orang tua perlu memahami jadwal MPASI bayi 6 bulan yang tepat agar si kecil bisa mendapatkan nutrisi seimbang dan tetap sehat. Simak panduan lengkap mengenai pemberian MPASI untuk bayi usia 6 bulan di bawah ini.

Daftar isi

1. Mengapa Harus Memberikan MPASI Sesuai Jadwal?

Berdasarkan informasi dari American Academy of Pediatrics (AAP), jadwal MPASI yang tepat membantu bayi mendapatkan asupan energi dan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, pola makan yang teratur dapat mengajarkan bayi mengenali rasa lapar dan kenyang. Pemberian MPASI juga harus bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan bayi mengunyah dan menelan.

2. Jenis MPASI yang Disarankan untuk Bayi 6 Bulan

Jenis MPASI untuk bayi 6 bulan sebaiknya kaya zat besi, protein, dan vitamin. Beberapa pilihan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), antara lain:

  • Makanan pokok: Nasi putih.

  • Lauk hewani: Telur ayam, hati ayam, ikan, daging sapi, atau dada ayam.

  • Lemak: Minyak atau santan.

  • Sayur: Wortel, labu kuning, brokoli, bayam, dan kacang polong.

  • Buah: Alpukat, pisang, apel, pir, dan pepaya.

Semua makanan tersebut pastikan dimasak sampai matang, lalu buat teksturnya menjadi mudah dilumat dan kental sehingga bisa dikonsumsi bayi usia 6 bulan.

3. Frekuensi Pemberian MPASI Bayi 6 Bulan

Pada usia ini, bayi disarankan makan 2–3 kali sehari untuk MPASI, ditambah ASI sesuai permintaan. Menurut World Health Organization (WHO), porsi awal bisa sekitar 2–3 sendok makan, kemudian ditingkatkan secara bertahap sesuai respons bayi.

4. Contoh Jadwal MPASI Bayi 6 Bulan

Berikut jadwal pemberian MPASI untuk bayi 6 bulan, dikutip dari Buku Resep Makanan Lokal yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI:

  • Pagi: Bubur singkong, isi ikan dan ayam, dengan saus daun jeruk.

  • Siang: Bubur soto ayam santan.

  • Sore: Bubur sup telur daging kacang merah.

Bayi juga bisa diberikan air putih dalam jumlah sedikit setelah makan untuk membantunya menelan, sesuai rekomendasi dari National Health Service (NHS) Inggris.

5. Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menyusun Jadwal MPASI

Beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam memberi MPASI, di antaranya mulai dari usia bayi masih terlalu dini, porsi yang terlalu besar, atau memberikan makanan yang berisiko tersedak. CDC juga mengingatkan untuk menghindari madu, garam berlebihan, dan makanan keras pada bayi di bawah 1 tahun.

6. Tanda Bayi Siap Memulai MPASI

Sebelum mulai menerapkan jadwal pemberian MPASI, pastikan bayi menunjukkan tanda-tanda kesiapan dalam menerima makanan, seperti:

  1. Bisa duduk dengan sedikit bantuan.

  2. Mampu menahan kepala tetap tegak.

  3. Menunjukkan minat pada makanan yang dimakan orang lain.

  4. Sudah kehilangan refleks menjulurkan lidah secara otomatis.

  5. Mampu meraih dan memasukkan makanan ke dalam mulut.

Baca juga: Mengenal Tekstur MPASI 7 Bulan yang Ideal untuk Bayi

(NDA)