Konten dari Pengguna

Kura-Kura Berkembang Biak dengan Cara Apa? Begini Tahapannya

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
4 September 2025 15:23 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Kura-Kura Berkembang Biak dengan Cara Apa? Begini Tahapannya
Kura-kura berkembang biak dengan cara apa? Simak pembahasan di artikel ini mengenai tahapan perkembangbiakan kura-kura di habitanya.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi kura-kura. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kura-kura. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Kura-kura berkembang biak dengan cara bertelur atau disebut juga ovipar. Di habitat alaminya, kura-kura betina akan menghasilkan telur yang disembunyikan di dalam timbunan pasir. Telur tersebut membutuhkan waktu tertentu untuk menetas hingga menjadi anak kura-kura. Untuk memahaminya lebih jelas, simak tahapan perkembangbiakan kura-kura pada uraian di bawah ini.
ADVERTISEMENT

1. Proses Perkawinan Kura-kura

Perkawinan kura-kura diawali dengan perilaku jantan yang biasanya lebih aktif dalam mendekati betina. Menurut laman PetMD, kura-kura jantan akan melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian, seperti mengelus wajah dan leher betina dengan cakar depannya. Ritual ini bisa berlangsung berulang kali hingga betina memberi sinyal siap kawin dengan berenang ke dasar air.

2. Proses Bertelur Kura-kura

Setelah proses perkawinan berhasil, kura-kura betina akan mencari tempat yang aman untuk meletakkan telurnya. Umumnya, mereka memilih area darat atau pantai yang hangat. Proses bertelur kura-kura, antara lain sebagai berikut:
ADVERTISEMENT

3. Masa Inkubasi Telur Kura-kura

Masa inkubasi telur kura-kura umumnya berlangsung antara 45 hingga 65 hari atau bisa lebih panjang, bergantung pada kondisi suhu. Suhu yang hangat akan mempercepat perkembangannya, sedangkan suhu lebih dingin akan memperlambatnya. Menurut laman National Ocean Service, suhu pasir juga berpengaruh pada jenis kelamin anak kura-kura. Fenomena ini disebut dengan Temperature-Dependent Sex Determination (TSD):

4. Anak Kura-kura Menetas

Seperti dijelaskan dalam laman The State of The World's Sea Turtles, saat tiba waktunya, anak kura-kura atau tukik akan memecahkan cangkang telur dengan gigi telur (egg tooth) yang mereka miliki. Bayi kura-kura yang baru menetas biasanya masih memiliki kantung kuning telur kecil yang menonjol dari bagian bawah cangkangnya (plastron). Kantung ini dibiarkan tetap utuh agar bisa diserap ke dalam tubuh bayi. Kantung tersebut menyediakan cadangan nutrisi penting untuk beberapa hari pertama kehidupannya.
ADVERTISEMENT
(SA)