Konten dari Pengguna
Mengapa Logam Berbunyi Lebih Nyaring Saat Dipukul? Ini Penjelasannya
8 Januari 2026 15:11 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
Mengapa Logam Berbunyi Lebih Nyaring Saat Dipukul? Ini Penjelasannya
Mengapa logam berbunyi lebih nyaring saat dipukul? Simak pembahasan dalam artikel ini mengenai beberapa faktor penyebabnya.Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Banyak orang mungkin bertanya-tanya, mengapa logam berbunyi lebih nyaring saat dipukul? Fenomena ini mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika memukul lonceng, pagar besi, atau gong. Bunyi yang dihasilkan benda logam terdengar lebih keras dibandingkan ketika memukul kayu atau plastik yang cenderung menghasilkan suara lebih redup. Perbedaan tersebut berkaitan erat dengan sifat fisik logam yang mampu menghantarkan dan mempertahankan getaran dengan sangat baik. Simak penjelasan lengkapnya pada uraian di bawah ini.
ADVERTISEMENT
1. Struktur Partikel yang Rapat
Logam menghasilkan suara nyaring saat dipukul karena struktur atom yang unik. Berdasarkan laman Science Ready, logam tersusun atas ion-ion positif yang dikelilingi oleh elektron terdelokalisasi, yaitu elektron yang terlepas dari atom induknya
Ketika logam dipukul, energi dari benturan menyebabkan ion-ion tersebut bergetar. Getaran ini kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh bagian logam karena partikelnya tersusun rapat, sehingga menciptakan gelombang suara yang terdengar sebagai bunyi yang nyaring.
2. Kekakuan Logam
Sebagian besar benda logam memiliki sifat kaku dan keras. Menurut laman Chemistry LibreTexts, kekakuan ini membuat logam mampu mempertahankan getaran dalam waktu yang lebih lama. Sifat kaku tersebut memungkinkan terjadinya resonansi, yaitu penguatan getaran yang menghasilkan bunyi lebih keras dan jelas.
ADVERTISEMENT
3. Daya Redam yang Rendah
Daya redam merupakan kemampuan suatu bahan untuk menyerap energi getaran. Logam memiliki daya redam yang relatif rendah dibandingkan bahan lunak seperti kayu, plastik atau karet. Pada material lain, sebagian energi benturan akan diserap oleh struktur atomnya sehingga getaran cepat mereda dan suara menjadi lebih pelan.
Sebaliknya, pada benda logam, getaran ditransmisikan secara efisien melalui elektron yang bergerak bebas. Hal ini menyebabkan energi getaran bertahan lebih lama dan menghasilkan bunyi yang lebih keras.
4. Proses Terjadinya Bunyi pada Logam
Merujuk laman PASCO Scientific, proses terjadinya bunyi pada logam dapat dijelaskan sebagai berikut.
ADVERTISEMENT
(SA)

