Konten dari Pengguna
Penyebab Suara Bergema di Ruang Kosong dan Cara Mengatasinya
2 Desember 2025 10:21 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
Penyebab Suara Bergema di Ruang Kosong dan Cara Mengatasinya
Apa saja penyebab suara bergema di ruang kosong? Simak pembahasan dalam artikel ini mengenai beberapa faktor yang memengaruhi.Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Gema terjadi ketika gelombang suara memantul dari permukaan keras dan kembali ke telinga pendengar. Meskipun gema paling sering muncul di ruangan besar, fenomena ini juga dapat terjadi di ruangan kecil yang minim perabotan. Penyebab suara bergema di ruang kosong umumnya terjadi karena tidak adanya permukaan yang menyerap suara. Untuk mengetahui faktor lainnya, simak penjelasan lengkapnya pada uraian di bawah ini.
ADVERTISEMENT
1. Minimnya Material Penyerap Suara
Menurut laman Tution Physic, ruangan kosong tanpa material penyerap suara membuat gelombang suara terus memantul dari satu permukaan ke permukaan lainnya. Misalnya, aula atau ruang serbaguna, area di sekitar dinding, langit-langit, jendela, dan lantai polos menjadi titik rawan pantulan. Tanpa keberadaan furnitur seperti sofa, tirai, karpet, rak buku, atau lemari yang dapat menyerap energi suara, pantulan terjadi berulang kali dan menghasilkan gema yang mengganggu.
2. Material Bangunan yang Menguatkan Pantulan
Permukaan keras seperti beton, kayu, kaca, dan material padat lainnya memiliki sifat reflektif tinggi sehingga memperkuat pantulan suara. Sebaliknya, material lunak seperti kain, karpet, atau tirai cenderung menyerap suara. Karena itu, ruangan yang dipenuhi perabotan semacam itu biasanya tidak menghasilkan gema.
ADVERTISEMENT
3. Permukaan Datar dan Keras yang Berhadapan
Menurut laman Sound Assured, dua permukaan datar yang saling berhadapan dapat menyebabkan gelombang suara memantul bolak-balik dengan cepat, misalnya pantulan antara dinding sejajar atau antara langit-langit dan lantai. Pantulan berulang tanpa hambatan ini memperkuat efek gema, terutama di ruangan yang tidak memiliki dekorasi atau benda apa pun yang bisa memecah arah gelombang suara.
4. Volume Ruangan yang Terlalu Besar
Ruangan berukuran besar memberikan jarak tempuh yang lebih panjang bagi gelombang suara untuk bergerak sehingga gema berlangsung lebih lama. Menempatkan material penyerap suara di ruangan dapat meredam gelombang suara sebelum kembali memantul.
5. Bentuk Geometris Ruangan
Bentuk ruangan turut memengaruhi intensitas gema. Dalam buku Belajar IPA dari Lingkungan Sekitar oleh Muslimin dijelaskan bahwa ruangan berbentuk kubus atau balok memantulkan suara secara acak melalui sudut-sudut tajam dan permukaan datarnya. Hal ini membuat bunyi tersebar ke berbagai arah, yang akhirnya memperkuat gema. Di sisi lain, ruangan berbentuk kubah atau setengah bola cenderung memusatkan pantulan suara pada satu titik tertentu.
ADVERTISEMENT
6. Cara Mengatasi Gema di Dalam Ruangan
Menurut laman Apartment Therapy, ada beberapa cara efektif untuk meredam gema di dalam ruangan:
(SA)

