Konten dari Pengguna

Mengapa Warna Hitam Menyerap Panas? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
2 Desember 2025 13:25 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Mengapa Warna Hitam Menyerap Panas? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Mengapa warna hitam menyerap panas? Simak pembahasan dalam artikel ini mengenai penyebab benda warna hitam lebih cepat panas.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi peralatan masak warna hitam. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peralatan masak warna hitam. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Warna pada permukaan benda memiliki pengaruh besar terhadap seberapa banyak panas yang diserap dari cahaya. Setiap warna bereaksi berbeda terhadap cahaya, ada yang memantulkannya, ada pula yang menyerapnya. Warna gelap, terutama hitam, dikenal sebagai penyerap panas paling efektif. Lantas, mengapa warna hitam menyerap panas dibandingkan warna lainnya? Untuk mengetahui penjelasannya secara ilmiah, simak uraian yang disajikan di bawah ini.
ADVERTISEMENT

1. Kemampuan Penyerapan Energi tinggi

Energi cahaya dan energi panas saling berkaitan. Ketika cahaya mengenai suatu benda, sebagian energinya dapat berubah menjadi panas. Semakin banyak cahaya yang diserap, semakin besar pula panas yang dihasilkan.
Menurut laman Sciencing, tingkat kegelapan suatu warna berpengaruh langsung pada seberapa banyak panas yang diserap. Warna gelap menyerap hampir semua panjang gelombang cahaya dengan sedikit memantulkan cahaya, sehingga energi cahaya yang masuk lebih banyak berubah menjadi panas.
Sebaliknya, warna putih memantulkan hampir seluruh panjang gelombang cahaya. Karena lebih banyak cahaya yang terpantul, panas dari matahari pun tidak banyak terserap. Hal ini membuat suhu benda berwarna terang tidak meningkat secara signifikan.

2. Sifat Termal Permukaan Hitam

Warna juga memengaruhi panas melalui sifat yang disebut emisivitas, yaitu kemampuan suatu permukaan memancarkan radiasi termal. Dalam buku Rekayasa Sistem Termal dan Energi karya Rahadian Nopriantoko, dijelaskan bahwa permukaan dengan emisivitas tinggi, seperti warna hitam lebih efisien dalam memancarkan radiasi termal.
ADVERTISEMENT
Namun, sebelum memancarkan panas tersebut, permukaan hitam sudah lebih dulu menyerap energi dalam jumlah besar. Itulah mengapa benda hitam cepat panas ketika terkena sinar matahari.
Di sisi lain, permukaan berwarna terang atau berkilau memantulkan sebagian besar cahaya yang mengenainya, sehingga panas yang diserap lebih sedikit. Akibatnya, radiasi termal yang dipancarkan juga lebih rendah.

3. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Fenomena warna dan panas ini mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contohnya:
ADVERTISEMENT
(SA)