Panduan Memilih Suplemen yang Aman Dikonsumsi Saat Berpuasa

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat berpuasa, tubuh tetap membutuhkan asupan nutrisi agar selalu bugar, berenergi, dan tidak mudah merasa lelah. Namun, tidak semua suplemen aman jika dikonsumsi selama waktu puasa.
Merujuk laman Centrum dan Country Life Vitamins, berikut beberapa rekomendasi vitamin yang aman serta bermanfaat untuk dikonsumsi selama berpuasa.
1. Mineral dan Elektrolit
Tubuh kehilangan banyak elektrolit melalui keringat dan urine saat menjalani ibadah puasa. Kekurangan elektrolit seperti kalium, magnesium, natrium, dan kalsium bisa menimbulkan gejala seperti:
Kelelahan yang berlebihan
Kram otot
Detak jantung tidak teratur
Tips konsumsi:
Pilih suplemen elektrolit bebas gula dan berkualitas tinggi
Dapat diminum saat sahur atau berbuka untuk membantu menjaga keseimbangan mineral dan mendukung fungsi tubuh secara optimal
2. Vitamin B Kompleks
Bagi sebagian orang, puasa dapat memicu rasa lelah, pusing, atau sulit berkonsentrasi, terutama jika melewatkan waktu sahur. Vitamin B kompleks yang meliputi B1, B2, B3, B5, B6, B9, dan B12, dapat menjadi solusi untuk menjaga energi, metabolisme, dan fungsi otak.
3. Multivitamin
Untuk memastikan asupan vitamin dan mineral tetap tercukupi, pilih multivitamin berbasis makanan utuh dan bebas gula. Berikut beberapa manfaat multivitamin bagi tubuh:
Menunjang daya tahan tubuh
Meningkatkan metabolisme
Menjaga energi selama puasa
4. Omega-3
Asam lemak omega-3 berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, fungsi kognitif, dan respons inflamasi tubuh. Saat berpuasa, suplemen omega-3 dapat membantu memenuhi kebutuhan asam lemak sehat yang sering kali kurang terpenuhi dari makanan sehari-hari.
Sumber omega-3 yang direkomendasikan antara lain:
Minyak ikan bersih
Chia seed
Flaxseed
Suplemen vegan berbasis algae
5. Magnesium
Kekurangan magnesium cukup umum terjadi selama menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini dapat memicu kram otot, rasa lelah, gangguan tidur, bahkan meningkatkan stres.
Jika asupan dari makanan sehari-hari kurang mencukupi, suplemen magnesium dalam bentuk organik, seperti magnesium citrate, glycinate, atau bisglycinate, bisa membantu tubuh menyerap mineral ini lebih efektif dan mendukung fungsi tubuh secara optimal selama puasa.
6. Vitamin D
Selama berpuasa, banyak waktu dihabiskan di dalam ruangan sehingga asupan vitamin D sulit tercukupi. Sebagai suplemen pendukung, vitamin D dapat membantu menjaga kesehatan tulang, mendukung fungsi hormonal, dan memperkuat sistem imun.
Dosis harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa berkisar antara 600–800 IU. Namun, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar dosis sesuai dengan kebutuhan Anda.
7. Zinc
Suplemen zinc dapat mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan selama puasa. Sebaiknya, zinc dikonsumsi bersamaan dengan waktu makan untuk mengurangi risiko mual atau gangguan pencernaan.
Berikut beberapa manfaat mengonsumsi zinc:
Mendukung metabolisme energi tubuh
Memperkuat sistem imun dan daya tahan tubuh
Membantu pemulihan otot setelah beraktivitas atau olahraga
Menjaga kesehatan kulit
Mendukung pertumbuhan dan kesehatan rambut serta kuku
Meningkatkan efisiensi fungsi sistem pencernaan
Baca Juga: Cara Mengatur Konsumsi Air agar Tidak Dehidrasi Selama Puasa
