Penghasil Oksigen Terbesar di Bumi dari Laut hingga Hutan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Atmosfer bumi mengandung oksigen berkat berbagai proses alami yang telah berlangsung selama jutaan tahun. Hampir semua makhluk hidup di planet ini bergantung pada oksigen untuk bertahan hidup. Menariknya, penghasil oksigen terbesar di bumi tidak hanya berasal dari hutan, tetapi juga dari lautan yang luas. Artikel ini akan mengulas secara lengkap tentang berbagai sumber utama penghasil oksigen di bumi.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Lautan
Sekitar setengah dari total oksigen di bumi berasal dari lautan. Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), sebagian besar oksigen tersebut dihasilkan oleh fitoplankton, tumbuhan laut seperti rumput laut dan alga, serta bakteri fotosintetik.
Fitoplankton: Organisme mikroskopis yang mengapung di permukaan laut, danau, dan sungai. Mereka mencakup kelompok seperti cyanobacteria, diatom, dan dinoflagellata. Dalam proses fotosintesis, fitoplankton menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen ke dalam air. Oksigen ini kemudian berdifusi ke atmosfer sehingga kontribusi besar terhadap pasokan oksigen bumi
Tumbuhan laut: Rumput laut dan alga juga berperan penting sebagai penghasil oksigen alami. Mereka memanfaatkan energi matahari untuk mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa, sambil melepaskan oksigen sebagai hasil sampingan.
Bakteri: Salah satu bakteri paling berperan adalah Prochlorococcus. Bakteri ini merupakan organisme fotosintetik yang memiliki kontribusi besar terhadap produksi oksigen global.
2. Hutan
Selain laut, hutan juga menjadi salah satu penghasil oksigen terbesar di bumi dari daratan. Pepohonan melakukan fotosintesis dengan menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Jumlah oksigen yang dihasilkan bergantung pada jenis pohon, usia, dan kondisi lingkungannya. Menurut laman Ecording, beberapa jenis pohon seperti pinus, beech, cemara, dan maple dikenal menghasilkan lebih banyak oksigen dibandingkan spesies lainnya. Selain menghasilkan udara bersih, hutan juga memiliki fungsi penting lainnya:
Menyerap polutan berbahaya di udara.
Menahan air hujan untuk mencegah banjir, tanah longsor, dan erosi.
Mengatur suhu bumi dengan menyerap karbon dioksida dan gas penyebab pemanasan global.
Menjadi habitat utama bagi berbagai hewan darat yang menjaga keseimbangan ekosistem.
3. Padang Rumput
Padang rumput juga berperan penting sebagai penghasil oksigen terbesar di bumi di wilayah daratan. Tumbuhan yang tumbuh di sana, seperti rerumputan dan semak belukar melakukan fotosintesis untuk memecah karbon dioksida dan air menjadi glukosa serta oksigen.
4. Lahan Basah
Lahan basah merupakan wilayah yang tergenang air selama sebagian waktu dalam setahun. Tempat ini menjadi rumah bagi berbagai jenis alga dan tumbuhan air yang juga berfotosintesis.
Baca Juga: Pengertian Oksigen, Sifat, dan Kegunaannya bagi Kehidupan
(SA)
