Penyebab Munculnya Gelembung Udara di Air Kolam dan Cara Mengatasinya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika gelembung udara terlihat muncul terus-menerus di dalam kolam, kondisi ini dapat menjadi tanda adanya udara yang masuk atau kebocoran pada sistem pipa. Meski umumnya tidak berbahaya, keberadaan gelembung udara dapat menurunkan efektivitas sistem filtrasi dan sirkulasi air kolam. Artikel ini menguraikan berbagai penyebab munculnya gelembung udara di air kolam yang paling umum dan cara mengatasinya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Kebocoran pada Sistem Pipa atau Pompa Kolam
Retakan sekecil apa pun pada sistem pipa atau pompa dapat memungkinkan udara masuk ke dalam aliran air. Pastikan seluruh segel berada dalam kondisi bersih dan terpasang dengan benar. Kotoran seperti daun, ranting kecil, atau partikel lainnya sering kali menghambat proses penyegelan, sehingga memicu terjadinya kebocoran udara.
Dikutip dari laman Swim University, apabila mencurigai adanya kebocoran pada sambungan pipa, kencangkan sambungan tersebut secara perlahan atau ganti segel yang sudah aus.
2. Pompa Kolam Mengisap Udara
Pompa kolam berfungsi menarik air dari skimmer (lubang penyedot air kolam) dan mendorongnya melalui filter agar sirkulasi air tetap optimal. Sirkulasi yang baik sangat penting untuk menjaga kebersihan air kolam. Menurut laman PoolFax, tutup pompa yang longgar atau retak dapat memungkinkan udara masuk ke dalam sistem sirkulasi. Kondisi ini menyebabkan pompa mengisap udara bersama air, sehingga gelembung udara muncul di dalam kolam.
3. Permukaan Air Kolam Terlalu Rendah
Salah satu penyebab paling umum munculnya gelembung udara adalah permukaan air kolam yang terlalu rendah. Berdasarkan informasi dari laman Barrier Reef Pools, ketinggian air kolam idealnya berada sekitar tiga perempat lubang skimmer. Jika permukaan air berada di bawah batas tersebut, skimmer akan mengisap udara bersama air.
Udara ini kemudian masuk ke pompa dan kembali ke kolam dalam bentuk gelembung. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga ketinggian air kolam sesuai rekomendasi dan memastikan skimmer terpasang dengan baik tanpa kerusakan.
4. Perbedaan Gelembung Udara dengan Busa di Air Kolam
Banyak orang masih kesulitan membedakan antara gelembung udara dan busa di kolam renang. Gelembung udara umumnya muncul akibat pergerakan air atau masuknya udara ke dalam sistem sirkulasi. Gelembung ini bersifat mudah pecah dan biasanya cepat menghilang.
Berbeda dengan gelembung udara, busa kolam cenderung menempel dan bertahan lebih lama. Menurut laman Mr Pool Man, busa biasanya disebabkan oleh kontaminan seperti sisa sabun, penggunaan algasida yang berlebihan, atau reaksi kimia dari kaporit dan bahan pembersih tertentu. Karena penyebabnya berbeda, penanganan busa kolam pun memerlukan pendekatan yang tidak sama dengan gelembung udara.
Baca Juga: 3 Penyebab Warna Air Sungai Berubah Saat Musim Hujan yang Paling Utama
(SA)
