Konten dari Pengguna

Siklus Litik dan Lisogenik dalam Proses Perkembangbiakan Virus

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
20 Oktober 2025 18:40 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Siklus Litik dan Lisogenik dalam Proses Perkembangbiakan Virus
Bagaimana proses siklus litik dan lisogenik dalam perkembangbiakan virus? Simak tahapan-tahapan yang dilalui dalam artikel ini.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi virus. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Proses reproduksi virus terdiri atas dua tipe utama, yaitu siklus litik dan lisogenik. Pemilihan jenis siklus ini bergantung pada ketahanan sel inang terhadap virus penginfeksi. Jika sel inang memiliki kondisi yang lemah, virus cenderung menjalani siklus litik. Sebaliknya, jika sel inang memiliki pertahanan lebih baik, virus akan memilih siklus lisogenik terlebih dahulu sebelum mungkin beralih ke fase litik. Simak penjelasan lengkap mengenai kedua siklus tersebut di bawah ini.
ADVERTISEMENT

1. Perkembangbiakan Virus pada Siklus Litik

Dalam siklus litik, virus melakukan replikasi genomnya hingga menyebabkan sel inang hancur. Berdasarkan buku Virus dan Peranannya: Materi Ajar IPA Biologi Fase E, Kelas X oleh Drs. Akmal, M.Pd., siklus litik terdiri dari lima fase utama yaitu:
ADVERTISEMENT

2. Perkembangbiakan Virus pada Siklus Lisogenik

Berbeda dengan siklus litik, siklus lisogenik berlangsung tanpa menghancurkan sel inang. Namun, jika kondisi sel inang memburuk, virus dapat beralih ke siklus litik. Masih mengutip dari sumber yang sama, berikut tahapan dalam siklus lisogenik:
ADVERTISEMENT
(SA)