Sistem Pernapasan pada Tumbuhan: Organ, Proses, dan Faktor yang Mempengaruh

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem pernapasan pada tumbuhan adalah mekanisme biologis yang melibatkan berbagai organ serta struktur untuk melakukan pertukaran gas. Berbeda dengan manusia dan hewan, tumbuhan tidak memiliki organ pernapasan yang terletak di satu tempat. Namun, alat pernapasan tumbuhan tersebar di berbagai bagian tubuhnya. Simak pembahasan selengkapnya seputar organ, proses, hingga faktor yang memengaruhi respirasi tumbuhan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Organ Pernapasan pada Tumbuhan
Tumbuhan memiliki beberapa organ yang berperan penting dalam proses pernapasan atau respirasi. Menurut buku Sistem Pembelajaran IPA karya Purwito dkk, organ-organ tersebut meliputi:
Stomata: Mulut daun yang berfungsi untuk pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida.
Lentisel: Pori-pori kecil pada batang yang menjadi tempat pertukaran udara.
Rambut akar: Serabut halus yang menempel pada akar tunggang, berfungsi menyerap oksigen dari tanah.
Alat pernapasan khusus: Bagian tertentu yang hanya dimiliki beberapa tumbuhan sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungannya.
2. Proses Pernapasan pada Tumbuhan
Dalam buku Seri Sains: Alat-Alat Pernapasan oleh Khamim, respirasi pada tumbuhan terjadi adanya proses pembakaran zat gula dan karbondioksida yang menghasilkan energi bagi sel. Proses ini membutuhkan oksigen dan berlangsung di setiap sel hidup, sehingga dihasilkan energi/ATP yang digunakan untuk berbagai aktivitas tumbuhan. Rumus umum respirasi diformulasikan sebagai berikut:
C₆H₁₂O₆ + 6O₂ → 6CO₂ + 6H₂O + Energi (ATP)
3. Jenis-Jenis Pernapasan pada Tumbuhan
Respirasi tumbuhan dapat berlangsung di daun, batang, maupun akar. Pertukaran gas berlangsung melalui proses difusi, yaitu perpindahan gas dari daerah berkonsentrasi tinggi ke daerah berkonsentrasi rendah. Adapun jenis-jenis respirasi pada tumbuhan antara lain:
Respirasi gelap: Terjadi saat tidak ada cahaya, tetapi tetap melibatkan karbondioksida.
Fotorespirasi: Proses respirasi tumbuhan yang hanya terjadi ketika ada cahaya. Biasanya terjadi di siang hari selama reaksi terang dari proses fotosintesis.
4. Faktor yang Memengaruhi Pernapasan pada Tumbuhan
Laju respirasi tumbuhan dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Mengacu pada laman CID Bio-Science, berikut faktor-faktor yang berperan meliputi:
Air: Kekeringan dan stres panas membatasi kandungan air pada tumbuhan.
Usia dan jenis jaringan: Jaringan yang lebih muda memiliki laju respirasi yang lebih tinggi daripada jaringan yang lebih tua.
Suhu: Suhu yang terus meningkat dapat merusak fungsi fisiologi dari tumbuhan.
Oksigen: Kadar oksigen yang rendah menghambat respirasi, sementara kadar tinggi mempercepatnya hingga batas tertentu.
Genotipe atau spesies: Laju respirasi dapat berbeda-beda pada tiap spesies.
Karbondioksida: Konsentrasi CO₂ yang tinggi di udara cenderung menurunkan laju respirasi.
Cahaya: Intensitas cahaya yang meningkat dapat memperbesar laju respirasi secara tidak langsung.
Baca Juga: Sistem Gerak pada Tumbuhan dan Contohnya yang Sering Ditemui
(SA)
