Konten dari Pengguna

Tanaman Hiperakumulator Logam: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
9 Januari 2026 17:24 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Tanaman Hiperakumulator Logam: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya
Apa yang dimaksud dengan tanaman hiperakumulator logam? Simak pembahasan artikel ini mengenai pengertian, ciri-ciri, dan contohnya.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi tanaman. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanaman. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Tanaman hiperakumulator dikenal karena kemampuannya menyerap unsur-unsur logam berat yang berisiko tinggi bagi kesehatan manusia. Logam berat yang mencemari lingkungan, baik udara, air, maupun tanah, biasanya berasal dari proses alami maupun aktivitas industri. Oleh karena itu, kehadiran tanaman ini tentu sangat bermanfaat dalam membersihkan lahan yang terkontaminasi. Artikel ini membahas pengertian, karakteristik, mekanisme kerja, serta contoh tanaman hiperakumulator logam.
ADVERTISEMENT

1. Pengertian Tanaman Hiperakumulator

Tanaman hiperakumulator adalah jenis tanaman yang memiliki kemampuan menyerap dan mengakumulasi logam berat dalam kadar yang jauh lebih tinggi dibandingkan tanaman biasa. Mengutip laman Sustainable Minerals Institute, tanaman hiperakumulator mampu menyimpan logam berat yang berada di bagian atas tanah, seperti arsenik, kadmium, selenium, seng, nikel, mangan, tembaga, hingga kobalt dalam jumlah yang sangat tinggi.

2. Karakteristik Utama Tanaman Hiperakumulator

Tanaman hiperakumulator memiliki sejumlah ciri khas yang membedakannya dari tumbuhan lain, antara lain:
ADVERTISEMENT

3. Mekanisme Penyerapan dan Akumulasi Logam Berat

Berdasarkan buku Aspek Biologi, Genetik, Budidaya, dan Pascapanen Tanaman Bunga Matahari (Helianthus annuus) karya Jamsari dkk., mekanisme penyerapan dan akumulasi logam berat oleh tumbuhan terdiri atas tiga proses yang saling berkaitan. Proses tersebut meliputi penyerapan logam oleh akar, translokasi logam dari akar ke bagian tumbuhan lainnya, serta lokalisasi logam pada bagian sel tertentu agar tidak menghambat metabolisme tanaman.

4. Jenis Tanaman Hiperakumulator Logam

Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman hiperakumulator logam, sebagaimana dikutip dari buku berjudul Buku Ajar Pengantar Bioremediasi oleh Suharno dkk.
ADVERTISEMENT
(SA)