Konten dari Pengguna

Waktu Rotasi Venus yang Unik, Harinya Lebih Panjang dari Tahunnya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi planet venus. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi planet venus. Foto: Unsplash

Waktu rotasi Venus merupakan salah satu fenomena paling unik di tata surya. Planet ini membutuhkan waktu lebih lama untuk berputar sekali pada porosnya dibandingkan waktu yang diperlukan untuk mengorbit Matahari. Untuk memahami karakteristik Venus secara lebih lengkap, simak penjelasan pada uraian yang disajikan di bawah ini.

1. Waktu Rotasi Venus

Menurut laman NASA Space Place, rotasi Venus berjalan sangat lambat. Planet ini memerlukan waktu sekitar 243 hari Bumi untuk menyelesaikan satu putaran penuh. Sebaliknya, jaraknya yang cukup dekat dengan Matahari membuat revolusinya lebih cepat, yaitu sekitar 225 hari Bumi. Ini artinya satu hari di Venus lebih panjang daripada satu tahun Venus.

2. Pergerakan Rotasi Venus

Venus juga unik karena berotasi dalam arah yang berlawanan dengan Bumi dan kebanyakan planet lain. Arah rotasi yang terbalik ini disebut rotasi retrograde. Mengutip laman Royal Belgian Institute for Space Aeronomy, penyebab pasti terjadinya rotasi retrograde masih menjadi misteri. Namun, teori yang paling mungkin adalah adanya tumbukan besar dengan benda langit lain pada masa awal pembentukan Venus.

Selain itu, atmosfer Venus yang sangat tebal juga dapat berpengaruh. Ketika atmosfer dipanaskan oleh radiasi Matahari, lapisannya mengembang dan menghasilkan gaya pasang surut yang kuat. Dalam jangka panjang, gaya ini bisa memperlambat rotasi Venus, bahkan memungkinkan planet tersebut berputar berlawanan arah.

3. Dampak Rotasi Venus terhadap Kondisi Planet

Akibat rotasi yang terbalik, Matahari tampak terbit dari barat dan terbenam di timur. Walaupun demikian, pengamatan langsung sulit dilakukan karena permukaan Venus selalu tertutup awan pekat yang menghalangi pandangan visual dari luar maupun dari permukaan.

4. Karakteristik Planet Venus

Venus dikenal sebagai planet terpanas di tata surya. Ia bersinar begitu terang di langit sehingga planet ini sering dijuluki sebagai "bintang kejora", “bintang fajar” atau “bintang senja”. Berdasarkan informasi dari laman Space dan Royal Museum Greenwich, berikut beberapa karakteristik penting Venus:

  • Tidak memiliki satelit maupun cincin.

  • Memiliki cahaya putih kekuningan dan menjadi planet paling terang di tata surya.

  • Suhu permukaan mencapai sekitar 470°C, bahkan lebih panas dari Merkurius. Hal ini disebabkan oleh tingginya konsentrasi karbon dioksida di atmosfer Venus, yang menghasilkan efek rumah kaca yang intens.

  • Tekanan atmosfernya 90 kali lipat Bumi, setara dengan tekanan air di kedalaman 1 km laut.

  • Memiliki permukaan yang aktif, termasuk keberadaan gunung berapi.

  • Atmosfer dipenuhi awan tebal dari asam sulfat, sehingga menjadikannya sangat reflektif.

  • Komposisi atmosfer didominasi karbon dioksida dan nitrogen, dengan sedikit karbon monoksida, sulfur dioksida, uap air, argon, dan helium.

  • Tidak memiliki medan magnet kuat seperti Bumi.

Baca Juga: Fakta Unik Planet Saturnus, Ada Cincin yang Spektakuler hingga Bulan Misterius

(SA)