Konten dari Pengguna

Garansi iPhone Ex iBox Artinya Apa? Ini Jawabannya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi garansi iPhone ex iBox. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi garansi iPhone ex iBox. Foto: Unsplash

Pembelian iPhone bekas sudah bukan menjadi hal yang asing lagi. Namun, kamu perlu benar-benar memperhatikan kondisi perangkat dan status garansi ponsel sebelum membelinya. Ketika membeli iPhone bekas, sebaiknya pilih iPhone garansi ex iBox atau iPhone ex inter yang sudah terdaftar di Kemenperin.

Apa itu iPhone garansi ex iBox? Simak artikel berikut untuk mengetahui jawabannya.

Penjelasan Garansi iPhone Ex iBox

Ilustrasi garansi iPhone ex iBox. Foto: Unsplash

iBox merupakan distributor resmi yang memasarkan produk-produk dari Apple, salah satunya iPhone. Dengan demikian, iPhone iBox adalah iPhone yang dijual melalui iBox dan garansi iPhone ex iBox maksudnya adalah iPhone yang dulunya dibeli melalui iBox secara resmi.

Sementara itu, ada iPhone ex inter. Berbeda dengan iPhone ex iBox yang dibeli di store resmi di Indonesia, iPhone ex inter adalah iPhone bekas yang berasal atau dibeli dari negara lain.

Kedua garansi tersebut tentu berbeda. Dibandingkan dengan iPhone ex inter, iPhone iBox dijamin 100% original. Semua software dan fiturnya pun lengkap sehingga pengguna dapat memakai ponselnya secara maksimal.

Produk Apple yang didistribusikan melalui iBox telah bergaransi resmi atau garansi TAM. Garansi TAM sendiri merupakan garansi yang menunjukkan bahwa produk tersebut dipasarkan oleh distributor resmi yang ditunjuk PT Teletama Artha Mandiri (TAM).

Dikutip dari laman iBox, garansi produk iBox mencakup jasa perbaikan serta suku cadang (spare part) sesuai ketentuan. Pengguna bisa mengklaim semua biaya yang timbul dan tidak terdapat dalam kebijakan garansi akan ditanggung oleh konsumen. Garansi ini tentu menguntungkan untuk pengguna berbagai produk iBox.

Sayangnya klaim perbaikan ini tidak bisa dilakukan oleh pengguna iPhone ex inter. Ini karena iPhone inter tidak bergaransi. Apabila iPhone ex inter mengalami kerusakan spare part, pengguna harus menanggung biaya perbaikannya sendiri.

Untuk melihat apakah iPhone dibeli melalui distributor resmi Indonesia, kamu bisa memeriksa kode negara atau kode region yang menunjukkan lokasi perangkat tersebut dibuat. iPhone dari iBox memiliki kode negara atau kode region Indonesia, yaitu PA/A, ID/A, dan FE/A. Sementara itu, iPhone inter memiliki kode negara yang berbeda karena dibeli dari luar negeri.

Perbedaan antara iPhone garansi ex iBox dan iPhone ex inter juga dapat dilihat dari SIM card yang dapat digunakan. Pengguna iPhone dari iBox bisa menggunakan SIM card apa pun dari provider di Indonesia. Namun iPhone ex inter yang ilegal tidak bisa mengakses provider lokal.

iPhone iBox yang dipasarkan secara resmi dipastikan memiliki International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang terdaftar di Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Berbeda dengan iPhone inter yang kebanyakan memiliki IMEI yang tidak terdaftar. iPhone ex inter juga terancam diblokir apabila diketahui dibeli secara tidak resmi atau tidak terdaftar pajaknya.

Baca juga: Cara Mengetahui IMEI iPhone Terblokir dan Tips Mengatasinya

Ilustrasi IMEI. Foto: Apple

Pengguna iPhone bisa mengetahui nomor IMEI perangkat melalui cara ini untuk mengetahui garansi ex iBox atau ex inter:

  1. Masuk ke menu "Pengaturan" atau "Setting".

  2. Cari menu "Umum" atau "General".

  3. Kemudian klik "Tentang" atau "About".

  4. Gulir ke bawah sampai menemukan informasi nomor IMEI.

Setelah itu, lakukan validasi nomor IMEI di situs resmi Kemenperin melalui browser di PC atau HP untuk memastikan apakah IMEI sudah terdaftar atau belum, begini caranya:

  1. Buka laman https://imei.kemenperin.go.id/.

  2. Masukkan nomor IMEI HP yang ada di kardusnya atau dari barcode kode USSD.

  3. Klik tombol "Cari.

  4. Nanti akan muncul status HP tersebut. Cek apakah IMEI sudah terdaftar di Kemenperin atau tidak.

(SLT)