Kandungan Gizi pada Susu UHT: Fakta Gizi, Manfaat, dan Pertimbangan Konsumsi
Kumpulan artikel yang membahas seputar gizi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Info Gizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain praktis dan memiliki daya tahan lama, susu UHT menawarkan kandungan gizi yang cukup lengkap dan penting bagi tubuh. Namun, sebelum mengonsumsinya secara rutin, ada baiknya untuk memahami kandungan gizi, kadar gula, hingga tips mengonsumsi susu UHT secara lengkap agar manfaatnya lebih optimal.
Apa Itu Susu UHT dan Bagaimana Proses Pembuatannya?
Secara umum, susu UHT merupakan jenis susu cair yang dipanaskan dalam suhu sangat tinggi. Menurut jurnal Penetapan Kadar Protein pada Susu Kental Manis dan Susu UHT (Ultra High Temperature) Menggunakan Metode Kjeldahl oleh Yosy dkk, proses pemanasan tinggi pada UHT tidak menunjukkan adanya perubahan besar pada kandungan proteinnya.
Pengertian Susu UHT
Susu UHT didefinisikan sebagai susu segar yang melalui proses pemanasan hingga suhu sekitar 135 derajat Celsius dalam waktu singkat, biasanya antara 2 sampai 5 detik. Proses Ultra High Temperature (UHT) ini bertujuan untuk membunuh mikroorganisme berbahaya tanpa merusak struktur gizi penting.
Proses Ultra High Temperature
Proses UHT menggunakan teknologi pemanasan dengan suhu ekstrem hanya dalam hitungan detik. Setelah proses pemanasan, susu langsung dikemas dalam wadah steril untuk mencegah kontaminasi ulang dan memperpanjang masa simpannya.
Perbedaan Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi dan Susu Kental Manis
Susu UHT dan susu pasteurisasi diproses dengan cara yang berbeda sehingga menghasilkan karakteristik yang tidak sama. Proses UHT melbatkan suhu sangat tinggi dalam waktu singkat, membuat susu lebih tahan lama dan dapat disimpan tanpa pendinginan sebelum dibuka.
Sebaliknya, susu pasteurisasi dipanaskan pada suhu lebih rendah, sehingga gizinya relatif lebih stabil, tetapi masa simpannya jauh lebih pendek dan tetap harus disimpan di lemari es.
Susu kental manis juga berbeda dari keduanya. Produk ini bukan susu minum murni, melainkan formulasi dengan kandungan gula sangat tinggi dan kadar protein yang lebih rendah, sehingga tidak dianjurkan sebagai pengganti susu cair.
Baca juga: Nilai Gizi Susu Evaporasi dan Susu Kental Manis: Mana yang Tepat untuk Anda?
Komponen Gizi Utama pada Susu UHT
Susu UHT memiliki kandungan gizi yang beragam dan dapat menunjang asupan gizi harian, di antaranya protein, lemak, karbohidrat, laktosa, serta vitamin dan mineral.
Kandungan Protein pada Susu UHT
Susu UHT mengandung protein yang dapat membantu menjaga massa otot dan menunjang pertumbuhan. Untuk mengetahui kadar protein pada susu, para ahli umumnya menggunakan metode Kjeldahl.
Kandungan Lemak, Karbohidrat, dan Laktosa
Selain protein, susu UHT juga mengandung lemak yang menjadi sumber energi dan membantu penyerapan vitamin larut lemak. Karbohidratnya yang sebagian besar berupa laktosa, menyediakan energi utama bagi tubuh dan mendukung fungsi sistem saraf melalui pasokan glukosa. Laktosa sendiri adalah karbohidrat alami yang mudah diserap selama tidak ada intoleransi laktosa.
Kandungan Vitamin dan Mineral Esensial
Susu UHT kaya akan vitamin dan mineral penting bagi tubuh, termasuk vitamin B2, B12, A, D, serta mineral seperti kalsium dan fosfor. Sebagian besar kandungan ini tetap stabil selama proses UHT, sehingga manfaat gizinya tetap terjaga meskipun susu dipanaskan pada suhu tinggi.
Kalsium, Fosfor, Vitamin D, dan Vitamin B
Susu UHT mengandung beberapa vitamin dan mineral penting, seperti kalsium, fosfor, vitamin D, dan vitamin B kompleks. Kalsium dan fosfor mendukung kesehatan tulang dan gigi, vitamin D membantu penyerapan mineral serta menjaga fungsi imun, sementara vitamin B kompleks berperan dalam metabolisme energi dan kesehatan sistem saraf.
Kandungan Air dan Energi Kalori
Susu UHT mengandung air dalam jumlah tinggi, yakni sekitar 87–88%. Kandungan air ini membuat susu UHT turut membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.
Selain itu, kalori yang terkandung di dalamnya relatif seimbang, sehingga susu UHT aman dikonsumsi setiap hari asalkan porsinya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
Kandungan Gula pada Susu UHT dan Dampaknya bagi Kesehatan
Penting juga memperhatikan kandungan gula dalam susu UHT karena bisa berdampak pada kesehatan, terutama bila dikonsumsi berlebihan.
Profil Gula dalam Susu UHT dan Standar BPOM
Menurut jurnal Kajian Kandungan Gula dan Dampak Kesehatannya pada Produk Susu Cair, Minuman Susu, dan Minuman Mengandung Susu yang Terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan yang ditulis oleh Putri dan Diah, pemeriksaan kandungan gula pada produk susu cair termasuk susu UHT mengikuti standar yang ditetapkan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), yang mewajibkan setiap produk mencantumkan jumlah gula per porsi pada labelnya.
Susu UHT plain mengandung gula alami berupa laktosa, sedangkan varian rasa biasanya menambahkan gula ekstra, sehingga konsumen bisa memantau asupan gula harian melalui informasi label.
Dampak Konsumsi Gula dalam Susu UHT
Susu UHT umumnya mengandung laktosa sebagai gula alami, tetapi beberapa produk menambahkan gula demi meningkatkan rasa, terutama pada varian rasa coklat atau stroberi.
Konsumsi berlebihan dapat memicu risiko kelebihan berat badan dan diabetes. Itu sebabnya, penting memilih susu UHT yang kadar gulanya tetap terkendali.
Tips Memilih Susu UHT Berdasarkan Kandungan Gula
Pilihlah produk susu UHT dengan kadar gula rendah atau tanpa tambahan gula untuk menjaga kesehatan keluarga. Perhatikan informasi nilai gizi pada kemasan dan sesuaikan pilihan berdasarkan kebutuhan masing-masing anggota keluarga.
Manfaat dan Pertimbangan Konsumsi Susu UHT
Kandungan gizi yang lengkap membuat susu UHT menjadi pilihan minuman sehat, namun tetap ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum konsumsi rutin.
Manfaat Konsumsi Susu UHT bagi Kesehatan
Susu UHT mendukung pertumbuhan anak-anak, menjaga kepadatan tulang, dan menunjang sistem imun berkat kandungan vitamin, mineral, dan proteinnya. Orang dewasa pun bisa memperoleh manfaat untuk menjaga massa otot dan energi harian.
Siapa yang Perlu Membatasi atau Menghindari Susu UHT?
Individu dengan intoleransi laktosa perlu membatasi asupan susu UHT, sebab kandungan lakosanya tetap dominan. Selain itu, bagi yang menderita alergi susu sapi, disarankan berkonsultasi ke dokter sebelum mengkonsumsi susu UHT.
Tips Menyimpan dan Mengonsumsi Susu UHT agar Gizi Tetap Terjaga
Simpan susu UHT di tempat sejuk dan hindari paparan sinar matahari secara langsung sebelum kemasan dibuka. Setelah dibuka, sebaiknya susu UHT segera habis dalam waktu singkat dan simpan di kulkas agar kandungan gizinya tidak cepat rusak.
Penutup
Memahami kandungan gizi pada susu UHT bisa membantu dalam memilih produk terbaik untuk keluarga. Dengan memperhatikan kadar gula, asupan protein, vitamin, serta cara penyimpanan yang tepat, susu UHT tetap bisa menjadi andalan dalam pola makan sehari-hari.