Skema Soket CDI Grand, Berikut Penjelasannya

Konten dari Pengguna
7 Desember 2021 15:09
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Honda Astrea Grand 1997 seharga Rp 100 juta di Pekalongan Foto: facebook/hasan series
zoom-in-whitePerbesar
Honda Astrea Grand 1997 seharga Rp 100 juta di Pekalongan Foto: facebook/hasan series
ADVERTISEMENT
Skema soket CDI Honda Grand perlu diketahui bagi Anda yang mendalami dunia otomotif. Informasi ini menarik juga bagi Anda yang penasaran seperti apa sistem CDI pada motor.
ADVERTISEMENT
Perlu diketahui, CDI merupakan salah satu komponen penting yang terdapat pada kendaraan roda dua. CDI adalah bagian dari sistem kelistrikan pada sepeda motor.
Bentuknya kotak persegi panjang berwarna hitam namun mempunyai kinerja yang sangat penting. Sebelum Anda mengetahui tentang skema soket CDI Grand, berikut kami jelaskan dahulu apa itu CDI.
Pengertian CDI
Honda Astrea Grand 1997 seharga Rp 100 juta di Pekalongan Foto: facebook/hasan series
zoom-in-whitePerbesar
Honda Astrea Grand 1997 seharga Rp 100 juta di Pekalongan Foto: facebook/hasan series
Dilansir dari buku "Panduan Praktis Merawat dan Memperbaiki Sepeda Motor" oleh Ir. Hartoto Soedarmo. SE, CDI atau Capasitor Dischange Ignition berfungsi mengatur pengapian secara elektronik. Ketika putaran rendah, waktu pengapian berada di dekat TMA.
Begitu rpm tinggi, waktu pengapian dimajukan atau lebih awal. Tentu sistem ini mengandalkan rangkaian dari kapasitor, diode, dan SCR (Silicon Controlled Switch).
Untuk sensor waktu, pengapian CDI mengandalkan pulser yang akan memberi sinyal berdasarkan putaran magnet. Sinyal ini dikirim ke CDI, yang kemudian memerintahkan busi memercikkan api.
ADVERTISEMENT
Dengan demikian, tidak ada proses sentuhan mekanis sehingga tidak diperlukan penyetelan ulang. Dalam CDI, sinyal pulser diterima diode penyearah arus, lalu dicekal resistor dan diterima beberapa kapasitor, sebelum dilepas ke koil yang kemudian memercikkan api busi.
Untuk dapat berfungsi dengan semestinya, komponen CDI ini memiliki beberapa soket atau terminal. Setiap soket pada Honda Grand memiliki fungsi yang berbeda-beda serta dihubungkan ke beberapa komponen lain pada sepeda motor.

Skema Soket CDI Grand

Sistem pengapian pada sepeda motor Honda terdapat dua jenis yaitu menganut sistem DC dan AC. Untuk motor Honda Grand menganut sistem AC.
Pada sistem pengapian AC (arus bolak balik) Grand, dilengkapi 5 kabel. Sebenarnya soket CDI pada Honda Grand sangat sederhana. Pada unit CDI terdapat lima soket sebgai berikut :
ADVERTISEMENT
  1. Input Spul (warna kabel hitam-garis merah)
  2. Koil Pengapian (warna kabel hitam-garis kuning)
  3. Input Kunci Kontak/Ignition Switch (warna kabel hitam-garis putih)
  4. Massa/Ground (-) (warna kabel hijau)
  5. Pulser/Pick Up Coil (warna kabel biru-garis kuning)
Untuk mematikan mesin, kabel dari kunci kontak dihubungkan ke bodi. Artinya saat kunci kontak ON, kabel hitam justru terputus atau tidak terhubung dengan massa sehingga CDI akan bekerja atau berfungsi jika kabel massa terputus dengan bodi atau massa.
Jika masih terhubung, itu pertanda rumah kunci kontak rusak, atau terjadi korsleting pada kabel, tetapi akan terhubung ketika kunci kontak diputar ke arah OFF.
Itulah penjelasan mengenai skema soket CDI pada motor Honda Grand dan sistem pengapiannya. Semoga bermanfaat.
(FOV)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020