Konten dari Pengguna

5 Bahaya Menikah dengan NPD yang Perlu Diketahui

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahaya Menikah dengan NPD. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Beatriz Pérez Moya
zoom-in-whitePerbesar
Bahaya Menikah dengan NPD. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Beatriz Pérez Moya

Menikah merupakan tujuan banyak orang ketika sedang menjalin hubungan. Pernikahan membutuhkan tidak hanya materi, namun juga pasangan yang dapat saling mendukung dalam berbagai situasi. Oleh karena itu, penting mengetahui bahaya menikah dengan NPD.

NPD atau narcissistic personality disorder menurut buku Oxford Textbook of Psychopathology, Paul H. Blaney & Robert F. Krueger (2023:631) adalah kondisi seseorang yang memiliki kondisi ini menunjukkan kurangnya emotional empathy tapi tidak dengan cognitive empathy.

Emotional empathy adalah bagaimana seseorang merasakan apa yang dirasakan orang lain seolah-olah itu emosi dirinya sendiri. Sedangkan cognitive empathy adalah kemampuan untuk memahami perasaan dan perspektif, tanpa harus merasakan emosi yang sama.

5 Bahaya Menikah dengan NPD, Ketahui Sebelum Masuk ke Jenjang Hubungan Serius

Bahaya Menikah dengan NPD. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma

Dalam menjalin hubungan, seseorang ingin merasa disayangi dan dihargai dalam hubungan tersebut. Utamanya jika mengarah pada pernikahan. Orang yang memiliki sifat narsistik sulit memberikan hal tersebut, menjadikan bahaya menikah dengan NPD perlu diketahui.

Beberapa poin berikut dapat menjadi penjelasan lebih lengkap mengenai bahaya terlibat dalam pernikahan narsistik.

1. Tidak Dihargai dalam Hubungan

Seorang narsistik lebih memedulikan dirinya sendiri dan kerap kali membicarakan atau membuat dirinya menjadi pusat dari hubungan. Hal ini membuat pihak lain akan merasa tidak dihargai dan tidak didengarkan karena semua hal berputar pada pasangannya.

2. Rawan akan Manipulasi

Pasangan narsistik juga memiliki tendensi untuk memanipulasi. Orang tersebut pintar memilih kata-kata dalam memberikan respons sesuai dengan situasi dan keadaan sehingga dapat menguntungkan diri mereka.

Ini sering terjadi utamanya dalam berpura-pura menjadi korban alih-alih sebagai pelaku atau playing victim.

3. Hilangnya Identitas

Dalam berhubungan dengan orang narsistik kerap kali pasangannya merasakan kehilangan identitas sebab hal-hal sederhana dalam hidupnya juga diatur. Hal ini dapat menyebabkan seseorang kehilangan minat, hobi, dan sejenisnya hanya karena pasangannya tidak menyukai hal tersebut.

4. Rawan akan Penyakit Mental

Berhubungan dengan orang narsistik juga dapat menyebabkan seseorang rawan akan stres. Manipulasi yang dilakukan oleh pasangan dapat membuat seseorang merasa cemas dan tidak berdaya, seolah-olah dirinya tidak dapat hidup tanpa pasangannya tersebut.

5. Ketidaksetiaan

Orang yang mengidap NPD biasanya kesulitan untuk benar-benar menyukai orang lain. Hal inilah yang rawan menimbulkan ketidaksetiaan dalam suatu hubungan.

Baca juga: Pengertian Avoidant dan Tanda-Tandanya

Itulah dia bahaya menikah dengan NPD yang patut diketahui jika berniat untuk menjalin hubungan serius dengan seseorang yang sekiranya memiliki NPD dan tidak memiliki niat untuk berobat pada tenaga ahli. (RF)