Memahami Pengertian Psikologi Agama dan Ruang Lingkupnya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian merupakan salah satu pemahaman penting sebelum membahas suatu konsep secara lanjut, termasuk di antaranya adalah sebelum membahas psikologi agama. Pasalnya, pengertian psikologi agama adalah dasar untuk memahami konsep tersebut.
Istilah psikologi agama terdiri dari dua kata, yakni psikologi dan agama. Secara singkat, makna dari psikologi agama adalah cabang keilmuan psikologi yang mempelajari kaitan antara agama dengan dinamika kejiwaan manusia.
Pengertian Psikologi Agama
Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang dinamika kejiwaan atau proses mental manusia. Layaknya sebuah bidang ilmu, psikologi juga mempunyai beberapa cabang keilmuan yang salah satunya adalah psikologi agama.
Psikologi agama mempunyai banyak pengertian atau definisi. Berikut adalah beberapa pengertian psikologi agama yang mengutip dari Pengantar Psikologi Agama dalam Konteks Terapi karya Rosyad (2021: 4).
Menurut Yahya Jaya, psikologi agama adalah ilmu tentang pengaruh agama terhadap kehidupan jiwa dan kejiwaan manusia, sikap dan tingkah laku, serta hubungan komunikasi dan interaksi dengan Tuhan dan lingkungan.
Menurut Zakiyah Daradjat, psikologi agama adalah meneliti dan menelaah kehidupan beragama pada seseorang dan mempelajari berapa besar pengaruh keyakinan agama itu dalam sikap dan tingkah laku serta keadaan hidup pada umumnya.
Berdasarkan pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa psikologi agama merupakan salah satu cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh agama terhadap jiwa manusia, termasuk sikap dan tingkah laku manusia.
Ruang Lingkup Psikologi Agama
Setelah menyimak penjelasan singkat tentang pengertian psikologi agama, memuat makna bahwa cabang psikologi tersebut memiliki ruang lingkup yang berbeda dengan cabang psikologi yang lain. Ruang lingkup psikologi agama tentunya mencakup agama.
Berikut adalah ruang lingkup psikologi agama menurut Daradjat dalam Saifuddin (2019: 15 – 16) pada buku yang berjudul Psikologi Agama: Implementasi Psikologi untuk Memahami Perilaku Agama.
Kesadaran agama, yakni setiap bagian dari agama yang hadir dan dirasakan dalam pikiran dan jiwa individu yang merupakan aspek mental dari aktivitas beragama.
Pengalaman agama, yaitu unsur perasaan atau afeksi dalam kesadaran agama yang membawa individu pada keyakinan yang dihasilkan oleh tindakan.
Berdasarkan penjelasan tentang pengertian psikologi agama dan ruang lingkupnya, menjadi jelas bahwa psikologi agama merupakan salah satu cabang dari keilmuan psikologi. Namun, penjelasan tersebut adalah penjelasan dasar.
Jadi, jika ingin memperdalam pemahaman tentang psikologi membutuhkan pembelajaran yang terstruktur. Misalnya, melalui pembelajaran dalam proses perkuliahan di jurusan Psikologi. (AA)
