10 Pantun Lucu Menghibur untuk Teman yang Sedang Sedih

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun adalah bentuk puisi yang penuh dengan keceriaan. Dalam setiap barisnya, pantun lucu menghibur membawa senyuman kepada siapa pun yang mendengarnya.
Perpaduan yang indah antara kecerdasan dan humor dari pantun, membuktikan bahwa seni merangkai pantun bisa menjadi alat yang ampuh untuk menghibur dan tentu saja hal itu menjadi pintu ajaib menuju dunia tawa.
Dikutip dari umsu.ac.id, pantun adalah bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris. Setiap baris terdiri dari dua larik atau bait yang berima.
Biasanya, bait pertama dan kedua mengungkapkan sebuah gagasan atau cerita, sementara bait ketiga dan keempat mengungkapkan gagasan yang berkaitan atau merupakan balasan dari bait pertama dan kedua.
Pantun juga dikenal dengan permainan kata-kata dan makna tersirat yang mendalam.
Pantun Lucu dan Menghibur, Mengundang Tawa Bersama
Meskipun sederhana, kekuatan humor yang terkandung dalam setiap baris pantun mampu mengubah suasana menjadi lebih ceria. Pantun lucu bisa menjadi teman yang selalu hadir untuk menghibur.
Anak Jawa pulang ke Jawa, Sampai di Jawa berjual ragi; Tuan ketawa saya ketawa, Sama-sama tak ada gigi.
Anak Lokan berenang ke barat, Anak Sami terkena lastik, Semua ikan naik ke darat, Sungai penuh karung plastik.
Buah limau di dalam gayung, Buah pala di dalam baldi, Kulihat harimau pandai berdayung, Pelanduk pula jaga kemudi.
Buah pauh di dalam botol, Rasa sedikit masamnya tidak, Dari jauh kusangka toyol, Rupanya bukit yang sudah botak.
Bukit Senyum menyimpan rahasia, Rahasia nama yang diberi emak, Haruan tersenyum melihat manusia, Kerana sama memakan anak.
Bunga berkuntum dihembus bayu, Buat samir cantik warnanya, Mengapa Cik Tom tersengih selalu? Rupanya memamerkan gigi emasnya.
Dari Goa ke Lautan Atlantik, Bawa beg dan jua lastik, Apakah petua bijak matematik? Pandai kali bijaklah matematik.
Dari lurah meniti tali, Tali bilah sebesar jari, Judah merah inai di jari, Sayangnya nikah tak jadi.
Tumbuk limau dibuat jemput, Tumbuk emping dicampur puding, Kalau harimau memakan rumput, Tentulah kambing memakan daging.
Walau jernih langit petang, Ada ruang terang dan ada kelam Ada anehnya perangai musang, Tidur siang berjaga malam.
Source: Google books-Pantun jenaka, oleh Ali Majod
Itulah beberapa pantun lucu menghibur, dalam setiap barisnya, tersembunyi kekuatan untuk membuat hati gembira dan pikiran ringan. Semoga bisa membantu membangun senyuman untuk teman yang sedang sedih.
Baca juga: 7 Pantun Mengakhiri Presentasi untuk Cairkan Suasana
